RAGAM

Kunci Diserahkan, Rusunawa Unwira Segara Dihuni

Pose bersama usai penyerahan kunci Rusunawa Unwira.

KUPANG, Kilastimor.com-Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) bagi Mahasiswa Universitas Katholik Widya Mandira ( Unwira) Kupang telah selesai dikerjakan.

Rusunawa Unwira yang secara keseluruhan memiliki luas 30X80M  dan terbagi menjadi 38 Kamar tidur yang bisa dihuni sebanyak 148 Mahasiswa siap dihuni. Untuk kelancaran itu, pihak KemenPUPR melalui Satker NVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTT menjadi pihak pertama melakukan serah terima pengelolaan kepada Rektor Unwira menjadi pihak kedua.

Disaksikan media ini, acara serah terima dipandu oleh Wakil Rektor I bidang  Akademik Ir. Yoseph Laynurak, M.Si, hadir pula saat itu Ketua Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus (Yapenkar) Kupang, P. Gregorius Neonbasu, SVD, bersama jajarannya, Rektor Unwira P. Philipus Tule, SVD bersama jajaran Wakil Rektor, petinggi unwira lainnya, dan atas nama Kemen  PUPR  hadir Kepala Satker NVT Penyediaan Perumaah Provinsi NTT  Ir. Suhartini A. Wello, M.Si bersama jajarannya.

Ir. Suhartini A. Wello, M.Si dalam sambutannya menginformasikan sesungguhnya seremonial serah terima belum dilakukan melainkan kegiatan hari ini adalah penyerahan untuk segera dihuni sebab menurutnya syarat diresmikan apabila rusunawa telah dihuni.

Suhartini mengatakan, penghunian terlebih dahulu sebelum diresmikan dengan maksud agar user bisa mengetahui kerusakan-kerusakan kecil juga cacat-cacat tersembunyi sehingga bisa diatasi segera.

“Setelah semua menghuni dan sudah tidak ada keluhan dan kerusakan kerusakan kecil, maka kami akan koordinasi dengan Dirjen untuk peresmian nanti,” ungkapnya.

Baca Juga :   Paket SBS-DA dan TABE Bersaing, Paket Tulus jadi Kuda Hitam

Dia mengharapkan agar gedung segera dihuni, dan jika ada hal yang belum memuaskan pihaknya bisa dihubungi segera mungkin.

“Gedung ini segera dihuni, dan kami mengharapkan dapat memberikan kontribusi peningkatan kualitas anak-anak kita dalam menuntut ilmu,” katanya.

Selanjutnya usai penandatanganan berita acara dan serah terima kunci Rusunawa.

Rektor Unwira, P. Philipus Tule, SVD dalam sambutannya menyatakan kebanggaan tersendiri karena Unwira sebagai satu perguruan tinggi swasta yang mendapat bantuan dari pemerintah dalam hal ini KemenPUPR.

“Ini sebagai bukti bahwa pemerintah mempunyai perhatian yang tinggi dan sama untuk lembaga pendidikan tinggi negeri,” kata Pater Philipus.

Lanjutnya Pater Philipus, pembangunan rusunawa bagi mahasiswa ini patut diapresiasi sebagai wujud nyata dari program Presiden Jokowi yang merupakan bagian dari program nawa cita.

“Dukungan terhadap lembaga pendidikan harus terbukti dengan pembangunan sarana sarana yang mendukung kegiatan kemahasiswaan termasuk penginapan yang layak dan bermanfaat,” katanya.

Kehadiran rusunawa ini dengan tujuan khusus kepada mahasiswa dengan harapan membantu program program ekstrakurikuler khususnya di bidang kemahasiswaan.

“Dengan adanya rusunawa ini kita memprogramkan para penghuninya khusus mahasiswi yang kita dorong menjadi satu kekuatan baru di kalangan mahasiswi baik dalam kegiatan kemahasiswaan ekstrakurikuler juga kegiatan pengembangan karakter,” terangnya

Pater Philipus merencanakan, tempat ini juga bisa menjadi pusat pengembangan bakat dan minat misalnya kegiatan olahraga, seni dan sebagainya. Selain itu direncanakan tempat persiapan khusus calon guru dan pendidik sehingga prioritas penghuni adalah para mahasiswa dari FKIP.

Baca Juga :   Pencairan ADD Tergantung Kesiapan Kades dan Camat

Di akhir kata Rektor Unwira atas nama seluruh civitas akademika Unwira dan Yapenkar menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pemerintah dalam hal ini kemenPUPR melalui satker NVT Perumaham rakyat NTT.
“Semoga sumbangan pemerintah ini menjadi wujud nyata dukungan besar untuk kemajuan lembaga pendidikan kami,” pintanya.

Diinformasikan, barang yang diserahkan adalah rusunawa dengan 37 kamar tidur, Rumah pengelolah 1 unit, Ground Tank dan Rumah Pompa 1 unit, Meja dan kursi masing masing 144 unit, tempat tidur susun 70 unit, tempat tidur biasa 4 unit khusus untuk difabel, dan lemari sebanyak 144 unit. (dinho mali)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top