RAGAM

Mulai Besok Pemda Malaka Bangun Tanggul Darurat 500 Meter di Desa Motaain

Bupati Malaka rela berjalan ditengah lumpur untuk memantau lokasi banjir di Desa Motaain.

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka Melalui Dinas Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum menseriusi penanganan banjir di Desa Motaain dan sekitarnya.

Pemda Malaka telah mengalokasikan dana senilai Rp 2 miliar yang bersumber dari anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malaka untuk Membangun tanggul darurat sepanjang 500 Meter di Daerah Aliran Sungai Benenai khususnya Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran ketika dikonfirmasi media ini di lokasi bencana menjelaskan, banjir sungai Benenain terdapat dua penyebab. Pertama karena hujan deras dan kedua adalah banjir kiriman.

Dikatakan, tanggung jawab pemerintah yakni mengatasi penyebab banjir dan efek banjir.

Mantan Kadiskes NTT itu melanjutkan, langkah utama yang harus dibuat yakni mengatasi penyebab banjir, sehingga bisa meminimalisir korban pada saat terjadi banjir.

“Hari ini saya bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas PU tinjau lokasi. Kita sudah lihat kondisi riilnya sehingga hari ini, saya perintahkan Kepala BPBD dan Kepala Dinas PU supaya besok segera bangun tanggul darurat sepanjang 500 meter, termasuk membuka akses jalan dan melakukan penggerukkan di bibir Sungai,” ungkapnya.

Hal ini dilakukan papar dia, karena daerah aliran sungai disini sama rata dengan pemukiman, sehingga pada saat banjir atau air sungai naik dengan ketinggian diatas satu meter. “Air akan meluap masuk pemukiman warga kalau hujan. Jadi mulai besok kita akan buka akses jalan, penggerukkan, dan pasang tanggul darurat,” ujarnya.

Baca Juga :   Hormati Pratu Anumerta Yanuarius Loe, Pemda Belu Instruksikan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Terpisah Paulus Seran (67) warga Dusun Sukaerlaku Desa Moatain, ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, dirinya merasa sangat senang dengan adanya pembangunan tanggul darurat.
Minimal bisa meminimalisir kerugian pada saat bencana.

Lanjut dia, selama ini banjir karena belum ada tanggul. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top