RAGAM

Paskah dan Misteri Trafficking: SengsaraMu, Sengsara Kami Tuhan, Bukan Sengsara Mereka

Bernardinus Mali

Oleh Bernardinus Mali

Misteri paskah adalah misteri sengsara kematian Tuhan yang dipaksakan bahagia tatkala kebangkitanNya di hari ketiga. Kebangkitan itu sejatinya dimaknai suatu kebahagiaan paksakan karena menggenapi apa yang telah tertulis dalam kitab suci semata namun luka dan sengsara kematiannya pasti masih membekas.

Inilah kisah sengsara Tuhan, juga di lain sisi kebahagiaan dipaksakan di mata manusia namun mulia di hadapan Allah ( bdk. Peristiwa Mulia I dalam doa rosario).

Berangkat dari renungan di atas, saya mencoba menarik seutas benang merah dalam kehidupan nyata saat ini. Sekian lama dan jauh di sana  ada sengsara Tuhan namun sesaat ada kemuliaan Tuhan yang dimaknai secara manusiawi sebagai kebahagiaan yang dipaksakan benar dan nyata terjadi dalam kehidupan sehari hari.

Bagaimana tidak?, sengsaraNya yang dialami pengikutNya saat itu masih bisa dirasakan pengikutNya saat ini dengan maraknya fenomena perdagangan orang dan organ di Nusa Toleransi Terindah namun nyatanya Nusa Tertinggi Traficking.

Suatu fenomena perdagangan orang dan organ manusia itu menjadi sengsara umat  ( NTT) saat ini, inilah sengsara kami yang tak terkisahkan Tuhan, juga inilah kisah kami yang tak berdaya bukan kisah mereka, juga bukan sengsara mereka, siapa mereka itu? Mereka adalah misteri dibalik sengsaraMu, misteri dibalik peti mati, misteri dalam organ kami yang hilang.

Belakangan fenomena meninggalnya para buruh migran menjadi sengsara nyata saat ini, tak bisa dipungkiri!. Data dari NGO Migrant Care ( sumber BP3TKI NTT)  sepanjang 2013-2018 bulan berjalan sudah 192 nyawa buruh migran yang meninggal di Malaysia dengan angka kematiannya selalu meningkat dari tahun ke tahun, kematian buruh migran tak berdokumen 80,7 persen, sisanya berdokumen, kasus kematian tertinggi adalah buruh migran asal kabupaten Timor Tengah Selatan, dan masih banyak fenomena dengan modus modus kejahatan lainnya yang belum terungkap.  inilah sengsara kami bukan mereka, sekali lagi siapa mereka?

Baca Juga :   KPU Malaka Tunda Pleno Penetapan Cabup/Cawabup Terpilih Hingga Selasa Mendatang

Sebelum mengkaji lebih jauh untuk mengetahui siapa mereka, penulis hendak menegaskan beberapa hal diantaranya bahwa data ini bagai fenomena gunung es, juga di lain sisi baru di negara Malaysia belum negara lainnya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top