EKONOMI

Rizal Ramli: Tarik Inventasi, Pemda Malaka Perlu Membuat Even Internasional

Ketua Immala serahkan karikatur wajah Rizal Ramli.

MALANG, Kilastimor.com-Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Malang menghadirkan mantan Menteri Dr. Rizal Ramli, salah satu ahli ekonomi yang pernah menjabat dua kali pada era Gus Dur dan Jokowi, dalam Seminar Nasional Orasi Kebangsaan “Starategi Membagun Perekonomian dikawasan Indonesia Bagian Timur di GOR Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Sabtu (17/3/2018).

Kehadiran Mantan Menteri itu menjadi warna dan momen yang luar biasa bagi mahasiswa Malaka di Malang. Rizal saat tiba diarena seminar diterima dengan tarian bidu serta pengalungan selendang khas Malaka. Selain itu sebagai cindera mata untuk Dr. Rizal Ramli Mahasiswa Malaka memberikannya Karikartur.

Pantauan media ini, peserta yang hadir dalam seminar tersebut kurang lebih 200 orang. Disamping mahasiswa IMMALA, ikut hadir Organisasi Kepemudaan Nasional maupun organisasi daerah yang berada di Malang.

Dalam seminar tersebut Dr. Rizal Ramli menyatakan Indonesia Bagian Timur memang kaya akan kekayaan alam, tetapi sampai saat ini kekayaan alam belum di manfaatkan dengan baik.

Lanjutnya, lambannya perkembangan perekonomian di Indonesia Bagian Timur disebabkan beberapa faktor, salah satunya yakni belum ada investor asing bahkan lokal yang mau menanam saham disana. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peraturan-perundangan yang mengatur tentang perpajakan masih rumit.

Dirinya menegaskan, pajak di Indonesia Bagian Timur sama besarnya dengan yang ada di pulau Jawa, sedangkan pendapatan daerah Idonesia Timur tidak sebanding dengan pulau Jawa. 

Baca Juga :   Pelimpas di Ruas Jalan Wekfui-Wekfau Dikerjakan Asal Jadi

“Solusi untuk mengatasi hal ini adalah, dengan cara merubah UU Perpajakan Daerah Indonesia Bagian Timur. Pajak harus di kurangi 15 persen. Ini dibutuhkan peran mahasiswa atau para pemuda dalam menyikapi hal ini,” tandas Dr. Rizal Ramli.

Khusus untuk Malaka, mantan menteri itu menyarankan, untuk mengembangkan perekonomian di Kabupaten Malaka, agar semua lapisan masyarakat terutama Pemda membuat even-even, sehingga menarik wisatawan.

Salah satu contoh, membuka even-even seperti balab sepeda level internasional dan lain sebagainya. Karena Malaka  merupakan daerah yang memiliki potensi kekayaan alam yang memadai.

Sementara itu, Ketua Umum IMMALA Malang, Albertus Nahak dalam sambutanya menegaskan sesuai dengan realita ketertinggalan Indonesia Bagian Timur dalam sektor ekonomi masih sangat rendah.

Oleh karenanya sebut dia, saat ini menjadi momen penting untuk sama-sama mengetahui strategi dari seorang ahli ekonomi untuk mengelola potensi sumber daya di daerah masing-masing, untuk kepentingan daerah maupun nasional. paparnya. (pisto bere)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top