RAGAM

Ruas Jalan Nurobo-Umasukaer Rusak Berat. Ini Tanggapan Kadis PU Malaka

Inilah kondisi ruas jalan Nurobo-Umasukaer.

BETUN, Kilastimor.com-Ruas jalan Nurobo kecamatan Laenmane-Umasukaer Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka sangat memprihatinkan.
Apalagi disaat musim hujan kendaraan roda empat enggan beroperasi dijalur itu padahal potensi alam di wilayah ini sangat menjanjikan misalnya kemiri, kelapa, asam dan sirih pinang.

Terhadap persoalan ruas jalan tersebut, seorang warga Desa As Manulea yang tidak ingin namanya diberitakan dengan polos mengatakan saat ini arus transportasi di ruas jalan ini sangat penting demi kepentingan usaha, maupun urusan lainnya.

“Kalau kondisi jalan dibiarkan terus seperti ini, kami punya sapi, kambing, babi dan hasil bumi seperti kemiri, kelapa, asam, sirih dan pinang, siapa yang mau datang beli? Atau kami mau jual ke mana? Ke Atambua jauh dan jalannya rusak, dan berlubang, ke Betun juga sama, sekalipun dekat tapi jalannya rusak dan berlubang sehingga biaya transportasi sangat mahal.

“Kami minta supaya sebelum Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengakhiri masa jabatannya pada Juni mendatang, supaya memperhatikan ruas jalan ini sehingga hasil pertanian, dan peternakan kami jangan mubasir, dan biaya transportasi ke Ibu Kota kabupaten Bisa murah” ungkapnya.

Kristo Fahik, Pemuda Desa Builaran ketika dikonfirmasi media ini, Rabu (28/3) mengatakan, saat ini masyarakat Tiga Kecamatan yakni Laenmanen, Io Kufeu dan Sasitamean yang melintasi ruas jalan ini untuk pergi ke ibukota Kabupaten Malaka belum menikmati ‘kemerdekaan’ padahal Negara Indonesia sudah merdeka sejak 72 tahun yang lalu.

Baca Juga :   Kementan Bakal Bantu Pengembangan Pertanian di Malaka

Aktivis Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai Malaka (ITAKANRAI) Kupang ini menegaskan, fakta menunjukan bahwa ruas jalan Nurobo-Umasukaer saat ini begitu rusak dan menyulitkan kendaraan roda dua dan empat melintasi ruas jalan itu. “Kami minta segera ditangani,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Malaka, Yohanis Nahak ketika dikonfirmasi media melalui telpon selulernya mengatakan, karena ruas jalan tersebut merupakan jalan propinsi, maka pihaknya hanya bisa berkoordinasi ke Pemerintah Provinsi NTT. koordinasi sudah dilakukan sehingga ia berharap tahun ini pemerintah provinsi sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangun ruas jalan tersebut. (adhi teiseran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top