RAGAM

Satu Unit Pikap Phanter Terseret Arus Banjir Sungai Maukumu

Inilah mobil Pikap terbawa arus banjir.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sebuah Mobil Pikap Phanter Merah terseret arus banjir sekitar 50 meter di Sungai Maukumu, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Sabtu (3/3/2018).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Mulanya, sopir bernama Agus bersama dua orang Kondekturnya datang ke Sungai Maukumu hendak mencuci mobil. Saat itu langit mendung, tapi tak ada hujan di sekitar lokasi.

Mereka tak mengetahui kalau ada hujan lebat di Daerah Laktutus. Hujan di derah tersebutlah yang mengakibatkan banjir datang secara tiba-tiba.

Agus yang kaget dengan datangnya banjir segera menghidupkan mobilnya dan berusaha keluar dari sungai tersebut. Sayangnya, saat hendak membawa keluar mobil, ban mobil tertanam. Agus yang panik pun segera keluar dari mobil dan lari meninggalkan mobil tersebut. Banjir yang kian deras menyeret mobil tersebut 50 meter jauhnya. (richi anyan)

Baca Juga :   Pembelian BBM Gunakan jerigen Harus Jelas Peruntukannya, Letto: Pemda Malaka Bakal Tertibkan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top