HUKUM & KRIMINAL

Willy Lay: Pertemuan dengan KPK sebagai Upaya Preventif KKN

Willybrodus Lay

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dalam rangka mewujudkan Clean Goverment atau pemerintahan yang bersih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah. Hal ini sebagai upaya preventif dari KPK untuk menghindari pemerintah dari tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Bupati Belu, Willy Lay kepada awak media, Jumat (9/3/2018) mengungkapkan pertemuan dengan KPK adalah upaya tindakan preventif dari KPK untuk mewujudkan pemerintah daerah yang bebas dari KKN.

“Ini namanya supervisi untuk pencegahan. KPK harus memastikan planing-nya sudah jalan atau belum? Kalau sudah jalan, harus berintegrasi ke e-budgeting.

Kepala Inspektorat Kabupaten Belu, Iwan Manek mengatakan bahwa para pimpinan OPD diminta oleh KPK diminta oleh KPK untuk preventif dari sisi program dan kegiatan. Semisal BAPEDA sudah harus membuat planing dari tahun 2016. Dari PPKAD, e-budgeting sudah harus jalan.

“KPK menginginkan agar kita sudah harus bergerak ke arah sana. Bila saat melakukan perencanaan, kita sudah menggunakan standar dari KPK, maka tidak akan ada lagi KKN,” ujar Iwan.

Baca Juga :   Wawali: RPH Oeba Dipindahkan ke Bimoku

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top