RAGAM

Warga Malaka Tengah Tewas Dimangsa Buaya

Ilustrasi.

BETUN, Kilastimor.com-Perdamaian buaya dan manusia di Malaka, melalui ritual adat yang digelar, belum sepenuhnya terjadi.
Buktinya, buaya kembali merenggut nyawa, Gregorius Atok Manek (35), warga Fatisin B, Dusun Suai, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Sabtu (21/4/2018), sekira pukul 06.00 Wita.

Menurut keterangan beberapa saksi, Bouk (38), Hilarius Klau (41) dan Alo (35) mengatakan, pada Sabtu pekan lalu sekitar pukul 06.00 Wita, mereka mengecek perahu yang berdekatan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ketika itu, ketiga mereka melihat sesosok mayat yang sedang terapung di atas permukaan air. Seketika, pihaknya langsung menghampiri mayat dan langsung mengevakuasi mayat tersebut. Korban kemudian dikenali bernama Gregorius Atok Manek.

Disebutkan, saat evakuasi, didapati kalau kondisi korban tidak utuh. Kedua kaki dan tangan kanan hilang, dengan perut terburai.

Kuat dugaan, korban dimangsa buaya, sebab kondisi tubuh hilang dan tercabik-cabik.

Hingga sampai berita ini diturunkan, istri korban belum bisa memberikan keterangan sehubungan kematian suaminya, akibat trauma dengan kejadian yang menimpa suami tersebut.

Sesuai informasi dari keluarga dan masyarakat sekitarnya menyebutkan, korban sering mencari atau memancing kepiting disekitar tempat kejadian. Pekerjaan mencari kepiting sudah menjadi mata pencaharian tetap Korban. (pisto bere)

Baca Juga :   Utang Piutang jadi Penyebab Marselina Missa Tak Digaji Empat Tahun
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top