EKONOMI

993 PKM di Malaka Tengah Terima Bantuan Tunai

Penerima PKH di Malaka Tengah Penerima bantuan PKH di Malaka Tengah sedang mengantre untuk menerima bantuan tunai.

BETUN, Kilastimor.com-Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program andalan Kementerian Sosial terus berjalan di Kabupaten Malaka.

Kamis (26/4) pagi tadi, tim PKH Kabupaten Malaka menyalurkan bantuan uang tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Malaka Tengah.

Koordinator PKH Kabupaten Malaka
Yohanes Bria ketika ditemui disela-sela kegiatan itu mengatakan, pihaknya mulai menyalurkan bantuan tunai kepada KPM di Kecamatan Malaka Tengah.
Jumlah KPM di kecamatan ini sebanyak 993 Kepala Keluarga (KK).

Sememtara untuk seluruh Malaka sebutnya, total KPM berjumlah berjumlah 11.362 Kepala Keluarga (KK). Jumlah KK ini tersebar di 12 kecamatan di Malaka.

“Untuk penyaluran sendiri ada 4 tahap setiap tahunnya. Tahap pertama sampai tahap ketiga sebesar Rp 500 ribu dan tahap ke empat Rp 390 ribu”

Menurutnya, sejauh ini masyarakat terbantu dengan adanya bantuan PKH ini.

Dirinya menjelaskan, bantuan ini adalah bantuan sosial dari Kementerian Sosial melalui PKH. Bantuan ini dimanfaatkan untuk bidang pendidikan, kesehatan dan disabilitas, sebagai upaya pemerintah untuk penangulangi kemiskinan.

Melalui PKH ungkapnya, KPM didorong untuk memiliki akses dan manfaat pelayanan sosial dasar yaitu Pendidikan dari SD sampai SMA, di bidang kesehatan, pangan dan gizi, kaum disabilitas dan lansia umur sampai 70 tahun. Selain itu ada pendampingan termasuk akses berbagai program sosial lainya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan.

Baca Juga :   Wali Kota Kupang Lantik 36 Pejabat Eselon 3 dan 4. Ini Nama Para Pejabat

PKH tambahnya, diarakahkan untuk menjadi tulang punggung penangulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional.

Yohanes melanjutkan, untuk mendapatkan PKH ada beberapa kriteria penerima yaitu, keluarga tidak mampu. Datanya nersumber dari kementerian, kemudian dilakukan validasi apakah keluarga tersebut yang menerima itu memiliki anak sekolah, lansia dan disabilitasi.

Data yang telah divalidasi, kemudian dikirim ke kementerian, untuk dinyatakan layak atau tidak.

Sementara itu, Adrianus Bria Seran
salah satu keluarga yang menerima PKH dari Desa Barada mengungkapkan, pihaknya sangat terbantu dengan program PKH ini, walaupun baru kali ini diterimanya.

“Saya merasa senang karena terbantu. Saya pakai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga saya,” tuturnya. (pisto bere)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top