RAGAM

SBS: Jangan Ganggu dan Rusak Habitat Buaya

Stefanus Bria Seran

BETUN, Kilastimor.com-Pelaksanaan ritual adat untuk perdamaian manusia dan buaya mendapat perhatian dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Bupati Malaka itu memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan ritual adat perdamaian manusia dan buaya yang digelar di Malaka. Pasalnya, ritual itu sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Malaka, beberapa waktu lalu di Kantor Bupati Malaka.

Ritual perdamaian manusia dan buaya di Malaka.

“Saya senang karena hasil rapat bersama orang tua adat, sudah ditindaklanjuti. Harapan saya supaya rakyat tetap menjaga keserasian lingkungan antara manusia dan binatang salah satunya yakni buaya. Jangan tangkap ikan di sarang buaya karena sangat berbahaya dan bisa dimangsa buaya karena habitatnya diganggu,” kata Bupati Stefanus Bria Seran, Sabtu (14/4).

Disamping itu, dia meminta masyarajat menghindari sarang buaya, agar meminimalisir amukan buaya yang bisa berakibat pada jatuhnya korban jiwa.

Kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar tetap berkoordinasi dengan orang tua adat, agar pelaksanaan ritual adat tetap dilanjutkan diberbagai kecamatan. (pisto berek)

Baca Juga :   Lantik Kasubag PBJ, Bupati Malaka Minta Tiga Hal ke ASN
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top