RAGAM

THS-THM Distrik Keuskupan Atambua Gelar Penutupan Novena Yesus Kerahiman Ilahi

THS-THM gelar penutupan Novena Yesus Kerahiman Ilahi di Katedral Atambua.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) Distrik Keuskupan Atambua menggelar penutupan Novena Yesus Kerahiman Ilahi di Gereja Katedral Sta. Maria Imaculata Atambua, Sabtu (7/4/2018).

Giat yang bertemakan “Aku Dipanggil Untuk Menjadi Saksi Kerahiman” tersebut akan ditutup dengan Misa perayaan Yesus Kerahiman Ilahi, Minggu (8/4/2018).

P. Salvator, SVD selaku Pembimbing Rohani menuturkan bahwa ada lima inti dari devosi Kerahiman Ilahi. Salah satunya adalah penghormatan kepada Yesus Kerahiman Ilahi dimana Yesus menampakan diri pada Beata Faustina. Saat itu Yesus berpesan agar umat Kristiani di seluruh dunia untuk terus berdoa bagi keselamatan dunia khususnya bagi pertobatan orang berdosa.

Dijelaskan, satu inti dari devosi Kerahiman Ilahi adalah Pesta Yesus Kerahiman Ilahi. Pesta ini diawali dengan novena agung selama sembilan hari. Novena ini dimulai pada hari Jumad Agung dan ditutup pada wijili menjelang Pesta Yesus Kerahiman Ilahi.

Jadi, secara teologis, ada relasi antara Jumat Agung dengan Pesta Yesus Kerahiman Ilahi. Yesus meminta agar diadakan pesta kepada Kerahiman Ilahi. Maka selama sembilan hari dibuat novena Kerahiman Ilahi. Dalam setiap novena tersebut, ada intensi-intensi yang didoakan.

“Jadi pada hari ini, semua orang di seluruh Dunia menutup Novena Kerahiman Ilahi. Besok kita siap merayakan Pesta penghormatan kepada Yesus Kerahiman Ilahi,” ujarnya.

Doa yang dibuat, baik itu secara berkelompok maupun secara pribadi, tersebut dilakukan secara bersungguh-sungguh memfokuskan diri untuk menyelami Kerahiman Ilahi. “Allah itu sungguh berbelas kasih, mengampuni semua orang yang berdosa”.

Baca Juga :   SBS: Penulisan Buku Kepemimpinannya Harus Obyektif

Kegiatan penutupan Novena Kerahiman Ilahi yang diadakan oleh THS-THM Distrik Keuskupan Atambua ersebut telah dimulai sejak Tahun 2000. Sejak itu mereka sudah menghimpun ribuan umat untuk melakukan divisi khusus tentang Kerahiman Ilahi.

Dikatakan, yang menanggap serius untuk gerakan ini yaitu dari kelompok THS-THM Distrik Keuskupan Atambua, kelompok Legio Maria, Sta. Ana, dan beberapa kelompok kategorial lainnya. 19 tahun berjalan, THS-THM telah berhasil membentuk banyak kelompok kerahiman baik di Keuskupan Atambua maupun di Keuskupan lainnya.

Nyongki Fallo selaku Ketua Panitia kepada media menuturkan bahwa pada kegiatan ini, THS-THM Distrik Keuskupan Atambua turut mengundang THS-THM dan kelompok Kerahiman dari Keuskupan Agung Kupang. Mereka juga mengundang THS-THM dan kelompok Kerahiman dari beberapa keuskupan di Timor Leste seperti Keuskupan Agung Dili, Keuskupan Maliana, dan Keuskupan Baukau.

Mereka juga sebelum datang mengikuti penutupan Novena Kerahiman Ilahi di Gereja Katedral Sta. Maria Imaculata Atambua, sudah melaksanakan Novena Kerahiman Ilahi.

Dikatakan, setelah penutupan novena, kegiatan dilanjutkan dengan adorasi. Adorasi adalah salah satu bentuk penghormatan kepada Kerahiman Ilahi. Adorasi juga merupakan kesempatan untuk merasakan belas kasih Allah dan Kerahiman Allah.

“Menutup Novena ini bukan berarti semuanya selesai. Kita semua diharapkan agar Novena ini diteruskan secara pribadi baik itu di rumah, di tempat kerja, atau dimanapun kita berada,” ajaknya. (richi anyan)

Baca Juga :   Tidak ada Gugatan PHP, KPU Belu Tetapkan SAHABAT Sebagai Bupati/Wabup Terpilih Besok
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top