RAGAM

Tugas Melindungi Hutan Bukan Saja Tugas Pemerintah

Pembentukan MMP di Malaka Tengah.

BETUN, Kilastimor.com-Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Nusa Tenggara Timur melakukan Pembentukan Masyarakat Mitra POLHUT (MMP) Resort Konservasi Wilaya SM Kateri dan SM Maubesi di Kantor Camat Malaka Tengah, Rabu (30/5/2018).

Ketua BBKSDA NTT Dr. Tamen Sitorus yang dibacakan oleh Sekretaris Camat Malaka Tengah, Serafin Pires pada acara Pembentukan Masyarakat Mitra POLHUT (MMP) mengemukakan, Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan merupakan masyarakat yang berada disekitar hutan yang membantu Polhut dalam perlaksanaan perlindungan hutan dibawa koordinasi pembinaan dan pengawasan intansi pembina sebagaimana pasal 14 Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor P4. 56, Tahun 2014 tentang mitra masyarakat
dengan polisi kehutanan.

MMP merupakan kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar hutan dengan nama tertentu; yang dibentuk atas inisiatif masyarakat atau atas inisiatif dari instansi pusat atau instansi daerah yang membindangi perlindungan hutan, berkedudukan disekitar desa yang berada di sekitar kawasan hutan.

“MMP dapat dibentuk dalam satu wilayah desa atau beberapa desa yang berada di sekitar kawasan desa,” paparnya.

Upaya penyelamatan hutan ungkapnya, tidak hanya tanggung hanya jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran serta masyarakat, sebagaimana yang dimanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya.

Dia menyebutkan, peran serta rakyat dalam konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistenya diarahkan dan digerakan oleh pemerintah melalui berbagai kegiatan yang berdaya guna dan berhasil guna.

Baca Juga :   Sesepuh Belu-Malaka, Marthen Bria Seran Tutup Usia

Berdasarkan pasal 7 huruf d dan huruf i Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2014 tentang perlindungan hutan sebagaimana yang telah diubah dari Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2009 untuk mencegah, membatasi dan mempertahankan hutan, pemerintah memfasilitasi terbentuknya kelembagaan masyarakat dalam rangka mencegah kerusakan hutan, termasuk di Kabupaten Malaka. (pisto bere)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top