HUKUM & KRIMINAL

Walau Putranya Diculik, Kasi Pidsus Kejari TTU Fokus Sidangkan Kasus Dana Desa Noenasi

Kundrat Mantolas

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Peranti Kore alias Ranti menjalani sidang perdananya dalam kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Noenasi, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten TTU di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (31/5).

Ranti bertindak sebagai supplier dalam pengelolaan Dana Desa Noenasi yang diduga telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 400 juta lebih.

Selain Ranti turut disidangkan juga dua terdakwa lainnya yakni Milikhior Paot Aomenu, Kepala Desa Noenasi dan mantan Sekdesnya, Siprianus Olin.

“Dana Desa Noenasi mulai disidangkan bersama terdakwa lain yakni kepala desa dan mantan sekdes,” tutur Kasie Pidsus Kejari TTU, Kundrat Mantolas saat dihubungi Kilastimor.com melalui telepon selularnya.

Kundrat mengaku, sidang agenda utamanya yakni pembacaan dakwaan.

Meskipun anak sulungnya baru saja diculik, Kundrat menyatakan akan tetap fokus memproses kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa Noenasi hingga tuntas.

Pada Senin pagi, 28 Mei 2018 memang Richad Mantolas (4), putra sulung Kasie Pidsus Kejari TTU Kundrat Mantolas diculik dua orang tak dikenal.

Baca Juga :   Tiga Komisi di DPRD Belu Dipimpin Manek, Tefa dan Juang

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top