EKONOMI

Pola Tanam Jarwo jadi Andalan Poktan Budi Makmur

Poktan Budi Makmur menanam padi dengan pola tanam Jarwo.

BETUN, Kilastimor.com-Memasuki musim tanam kedua tahun 2018, kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur Desa laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka mulai melakukan penanaman padi.

Penanaman padi tersebut menggunakan pola atau metode tanam jajar legowo (Jarwo) yang diterapkan oleh tim pakar RPM. Pola tanam itu sudah terbukti meningkatkan hasil panen para petani khususnya petani sawah.

Ketua Poktan Budi Makmur, Yanuarius Seran ketika dikonfirmasi awak media ini Jumat 20/7/2018 mengatakan, saat ini ia bersama para anggota poktan Budi Makmur telah melakukan penanaman padi untuk musim tanam kedua.

“Kami sudah melakukan penanaman padi untuk MT II dan saat ini kami melakukan melakukan pemeliharaan berupa pemupukan dan penyiangan,” terang dia.

Lanjutnya sejauh ini kelompok yang dipimpinnya itu tetap menggunakan pola atau metode tanam jajar legowo (Jarwo) yang diterapkan oleh tim pakar RPM dan telah terbukti hasilnya memuaskan.

“Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, untuk musim tanam pertama kemarin, kami bisa memanen padi sebanyak 8 hingga 8,9 ton gabah per hektar dengan menggunakan pola tanam jajar legowo,” sebutnya.

Ini semua paparnya, berkat program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang merupakan salah satu program prioritas Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa (Almarhum).

“Keberhasilan kami pada musim tanam pertama kemarin, tidak terlepas dari pendampingan petugas PPL yang setiap hari selalu setia berbagi serta memberikan kami berbagai masukan mengenai cara menanam serta merawat tanaman padi yang baik dan benar,” bilang dia.

Baca Juga :   Ini Curahan Hati Istri dan Putra Sius Otu

Sementara itu, Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa laleten, Yeremias Nahak mengatakan, sebagai PPL, dirinya selalu berkoordinasi dengan para anggota Poktan mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemupukan, penanggulangan hama dan penyakit.

“Selama ini saya selalu mendampingi poktan, baik petani lahan kering maupun lahan basah, sehingga para petani tidak terlalu mengalami kendala dalam mengolah lahan pertanian mereka,” tuntasnya.

Para petani disini sangat antusias untuk menanam padi dengan metode jajar legowo 2:1 karena metode tanam jajar legowo terbukti bisa meningkatkan hasil pertanian mereka. (pisto bere)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top