RAGAM

Bupati Malaka: Pengerjaan Jalan di Kokbaun Harus Tetap Dilanjutkan

Stefanus Bria Seran

BETUN, Kilastimor.com-Pemda Malaka membantah tudingan penyerobotan tapal batas wilayah TTS, sebagaimana disampaikan warga Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Untuk diketahui, tapal batas kedua Kabupaten yakni Malaka dan TTS, hingga kini belum diselesaikan Pemerintah Provinsi NTT. Hal ini jelas mengganggu Pemda Malaka yang sedang mengerjakan proyek jalan di Desa Obaki, Desa Benahe dan Desa Lotas menuju Biudukfo sepanjang 8 Km.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran MPH, saat di konfirmasi kilastimor terkait tudingan itu mengatakan, Pemda Malaka membangun infrastruktur jalan raya, bukan mengatur batas wilayah. Pemda Malaka juga bukan merampas batas wilayah administrasi Pemda TTS.

“Kami membangun jalan hotmix itu sesuai jalan yang sudah dibangun sejak zaman Belanda. Sehingga masyarakat kedua kabupaten bisa menggunakan secara bersama.

Mantan Kadis Kesehatan NTT itu menegaskan, pekerjaan tidak boleh dihentikan. “Pembangunan terus dilanjutkan. Kita bangun jalan kabupaten sehingga masyarakat mendapat akses jalan yang bagus antara dua kabupaten ini. Ini milik kita, semua anak bangsa. Walau terjadi konflik, pembangunan tetap berlanjut,” sergahnya.

Dia mencontohkan, jalur jalan Pantai Selatan Kolbano, 90 persen penggunanya adalah warga Malaka. “Jadi kita membangun sama-sama sehingga terhubung ke semua sudut kota,” tuturnya.

Bupati Malaka menyerahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui badan perbatasan, untuk bisa menindaklanjuti masalah ini secara serius, terkait batas wilayah admistrasi Malaka dan TTS. (edy sumantri)

Baca Juga :   Pemda Malaka akan Tuntaskan Masalah Tanah bagi Warga Eks Timor - Timur
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top