RAGAM

Bupati Malaka: Tradisi Makan Adat Harus Dipertahankan

Bupati Malaka makan adat bersama pimpinan OPD.

BETUN, Kilastimor.com-Disela kesibukannya, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama pimpinan perangkat daerah menyempatkan diri menghadiri acara makan adat yang digelar umat Stasi Haitimuk, Paroki Kleseleon usai Pentaktaan Patung Bunda Maria di Haitimuk, Rabu (24/10/2018) malam.

Bupati Malaka itu mengatakan, dirinya senang sekali dengan acara makan adat karena mengandung nilai yang sangat tinggi yang diwariskan para leluhur.

“Banyak hal yang bisa kita pelajari dari acara makan adat terutama nilai-nilai dan tradisi yang diwariskan nenek moyang secara turun temurun. Dimana semua orang makan bersama-sama,” tuturnya.

Dalam era sekarang lanjutnya, tradisi itu harus tetap lestarikan budaya dan adat, supaya tidak tergerus kemajuan teknologi dan arus informasi yang sulit dibendung saat ini.

“Ini hal baik yang perlu diperhatikan karena bagaimanapun adat istiadat tetap kita terapkan dalam peristiwa kemasyarakatan dimana kita berada,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dia berterima kasih kepada 12 fukun dari Loro Haitimuk bersama seluruh Nain Feto dan Nain Mane Loro Haitimuk yang hadir dalam peristiwa penting ini.

Pastor Paroki Kleseleon, Rm Hendrik Hale Pr, mengatakan, pihaknya senang dengan pelaksanaan perarakan di wilayah paroki Kleseleon.

“Tahun ini kita di Paroki pentaktaan Patung Bunda Maria di tiga titik yakni Desa Naas, Kleseleon dan Haitimuk. Kita semuanya senang karena pelaksanaan perarakan di Paroki Kleseleon berjalan sangat baik, lancar dan adanya partisipasi yang baik dari umat selama kegiatan digelar,” tandasnya. (edy sumantri)

Baca Juga :   Pemda Malaka akan Kembangkan Bawang Merah 200 Hektare
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top