RAGAM

Koramil 1605-01/Kota Atambua Gandeng PSHT Bangun Satu Unit Rumah Bagi Warga Kurang Mampu

Koramil Atambua dan PSHT bangun rumah warga.

ATAMBUA, Kilastimor.com-Koramil 1605-01/Kota bersama Organisasi Bela Diri PSHT dan Pemerintah Kecamatan Atambua Selatan memberikan bantuan satu unit rumah kepada masyarakat tidak mampu di Asuulun RT 10/ RW 04 Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Jumat (26/10/2018).

Masyarakat yang menerima bantuan tersebut adalah seorang Markus Asten Lau (63), warga RT 10 /RW 04 Kelurahan Fatukbot. Sebelumnya, Koramil 1605-01/Kota bersama PSHT Cabang Belu telah memberikan bantuan kepada Mama Yuliana Mau di RT 14/ RW 05, Kelurahan Fatukbot.

Danramil 1605-01/kota Mayor Kav. Yatman mengatakan, TNI dalam hal ini Koramil 1605-01/kota harus bisa berbuat untuk membantu kesulitan masyarakat di wilayah binaannya. Salah satunya adalah kegiatan bakti sosial berupa bantuan rumah dan jamban.

Yatman mengatakan, kegiatan ini juga untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan saling membantu antar sesama masyarakat yang saat ini sudah mulai luntur.

Sesuai dengan komitmen yang sudah disepakati bersama, bahwa Koramil, kecamatan, kelurahan dan PSHT tidak akan berhenti melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam bentuk apapun untuk masyarakat.

“Kami berharap, semoga apa yang telah kami lakukan bisa menjadi pembelajaran bagi generasi muda agar semangat gotong royong kembali dihidupkan dan udaha saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat,” harap Yatman.

Markus Asten Lau yang menerima bantuan sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Saya sudah lama berharap bantuan rumah ini. Tapi, baru saat ini ada tentara datang liat, tidak banyak omong, dan langsung kerja. Saya berterima kasih kepada semua yang datang membantu dan semoga Tuhan dapat membalas kebaikan mereka semua,” ucapnya.

Baca Juga :   Dana Desa yang Dicairkan Capai Rp 45 Miliar dari Rp 60 Miliar untuk Tahap Pertama

Ketua PSHT Cabang Belu, Ruben Tavares kepada media ini menuturkan semua kegiatan sosial yang bermanfaat bagi orang lain, PSHT cabang Belu akan selalu mendukung. Dijelaskan, hal ini sesuai dengan visi organisasi PSHT yang mana membentuk karakter anggotanya menjadi manusia yang berbudi luhur.

Diakui, ada banyak sekali permasalahan atau konflik yang mencoreng nama organisasi PSHT di Kabupaten Belu. Karena itu, dengan berkecimpung dalam berbagai kegiatan sosial akan membawa dampak baik pada pribadi anggota organisasi PSHT Cabang Belu.

“Saya hanya ingin agar anggota PSHT terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Dengan begitu, apa yang menjadi visi organisasi dapat terwujud dan bermanfaat bagi masyarakat umum”, tandasnya. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top