HUKUM & KRIMINAL

Polsek Malaka Tengah Damaikan Pelaku Bentrokan Antar Pemuda

Inilah proses perdamaian di Polsek Malaka Tengah.

BETUN, Kilastimor.com-Bentrokan remaja Desa Harekakae dengan remaja Desa Kamanasa didamaikan di Mapolsek Malaka Tengah.
Bentrokan yang terjadi di Desa Harekakae Jumat pekan lalu, mengakibatkan keresahan masyarakat di dua desa tersebut.

Kapolres Belu, AKBP Cristian Tobing melalui Kapolsek Malaka Tengah AKP. Arnofriwan Zaputra, Senin (12/11/18) malam mengatakan, pihaknya mengambil jalan tengah dengan panggil kepala desa dari dua desa yang terlibat perkelahian, juga kepala sekolah untuk berdamai. Kasek SMAN Harekakae dilibatkan, karena diantara mereka ada yang masih duduk dibangku SMA Harekakae.

Pejabat Kepal Desa Harekakae, Fransiskus Seran Nuak kepada media ini mengatakan keputusan yang diambil Kapolsek Malaka tengah sangat bijak, dimana polisi memangil kepala desa dari dua desa ini, dan para orang tua pemuda yang terlibat tawuran juga kepala sekolah Harekakae.
Diharapkan kedepan, tidak terjadi hal yang sama.

Terpisah Kapala SMAN Harekakae, Robertus Bria Tahuk mengatakan Sebenarnya kejadian ini di luar jam sekolah dan di luar area sekolah. Namun diantara mereka ada yang ada yang masih status pelajar SMAN Harekakae, dirinya selaku kepala sekolah memenuhi panggilan Kapolsek dan tujuannya agar pemuda berdamai.

Pantauan media ini Di Mapolsek Malaka Tengah, orang tua dan beberapa pemuda yang terlibat tawuran menandatangani surat penyataan damai. Isinya, para pemuda tidak akan melakukan perkelahian lagi. Jika masih terjadi, bersedia di hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :   Tiga Pekan, 3.000 Evercoss Ludes Terjual

Usai membubuhkan tanda tangan, para pemuda serta saksi, orang tua yang turut hadir saling berpelukan dan memaafkan satu sama lain. (edy sumantri)

Loading...
To Top