RAGAM

Relawan Geser dan Lafaek Malaka Bantu Agustinus Lau Pasca Amputasi Kaki

Komunitas Geser dan Lafaek Malaka pose bersama Agustinus Lau.

BETUN, Kilastimor.com-Komunitas Geser dan Lafaek Malaka mengelar aksi peduli sesama. Kali ini, kedua komunitas ini menggelar aksi sosialnya di Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka, Minggu (18/11/18).

Relawan Geser dipimpin Ny. Atoneta Uki  bersama Ketua Geser Kabupaten Malaka, Xisto Ruaz dan sejumlah anggota Geser Wilayah Malaka.  Sementara Komunitas Lafaek Malaka, dipimpin langsung Oleh Ketua Komunitas, Silvester Silfensius Sutu, didampingi Wakil Komunitas, Wily Bere dan sejumlah anggota.

Kedua komunitas mendatangi kediaman Agustinus Lau dan keluarganya yang berada di Desa Alas Utara, untuk berbagi kasih.

Kepada media ini Ketua Komunitas Geser, Antoneta Uki mengatakan, kegiatan sosial peduli sesama seperti ini sudah tiga tahun berjalan dan selalu ada perhatian berbagai pihak maupun relawan Geser. Pihaknya berupaya membantu sesama yang membutuhkan bantuan.

Dirinya selaku Koordinator Geser wilayah TTS, TTU dan BELU ini melanjutkan, pihaknya engenal Agus Lau melalui media. “Kemudian saya meminta Koordinator Wilayah Geser Malaka, Xisto Ruaz (Xisto) untuk mengkonfirmasi kebenaran berita ini kepada Kepala Puskesmas. Tujuan utama kunjungan kita hari ini adalah mengantar Tongkat untuk Om Agus yang di sumbangkan oleh salah satu Donatur GESER Ny. NN di Kupang. Kita juga berikan sembako yang dibelanjakan dengan dana dari Komunitas Lafaek dan Geser berupa, beras, mie, telur, minyak goreng, kopi dan gula,” sambungnya.

Baca Juga :   Mesin Politik SBS-DA Kian Bergeliat

Bantuan yang diberikan sergahnya, tidak seberapa hanya berupa sembako alakadarnya.

Dia menyebutkan, Komunitas Geser dan Komunitas Lafaek baru pertama kalinya bekerjasama dalam aksi sosial. “Sebagai orang muda, mari kita sama-sama melayani untuk membantu sesama kita yang benar-benar membutuhkan pertolongan kita, karena melayani itu indah. Saya sangat senang dan berterimakasih kepada teman-teman komunitas Lafaek Malaka yang terinspirasi dengan kegiatan-kegiatan Geser dan akhirnya memutuskan untuk melakukan hal yang sama. Saya bangga sama teman-teman Relawan Lafaek yang sudah mau bergabung bersama untuk aksi hari ini, dengan begini kita semakin banyak teman dan semakin mudah untuk kita berbagi kasih dengan sesama,” katanya.

Koordinator GESER Kabupaten Malaka, Xisto menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan dan donatur Geser yang sudah berbagi kasih untuk Agus Lau, sejak dalam perawatan di RSPP Betun. “Hari ini kita berterimakasih juga kepada teman-teman Komunitas Lafaek Malaka yang sudah turut berbagi kasih dalam aksi nyata hari ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, Agustinus Lau (43), warga perbatasan RI-Timor Leste, tepatnya di Dusun Lole, Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terserang penyakit aneh.

Penyakit itu dideritanya sejak dua bulan terakhir. Tragisnya, sejak pekan lalu, telapak kaki Agustinus terlepas dari tulang pergelangan kakinya. Kini, tulang pergelangan kakinya mulai muncul. Daging betisnya mulai susut. Terlepas sedikit demi sedikit, tulang kaki pun mulai kelihatan.

Baca Juga :   Penataan Kawasan PBM Teluk Gurita Dilanjutkan

Agustinus kepada media menuturkan, pertengahan Mei 2018, ia merasa telapak kakinya seperti tertusuk duri. Seiring waktu berjalan, kondisi kakinya mulai terserang gatal, penyakit aneh pun muncul.

Agus juga menceritakan, pernah suatu hari dirinya memotong kuku kaki, namun tanpa sadar seluruh kuku kakinya ikut tercerabut tanpa menimbulkan rasa sakit. Sejak saat itu, telapak kakinya mulai luka-luka. Warnanya pun berubah jadi hitam. Saat minggu keempat Agustus 2018, secara tidak sengaja, telapak kaki kiri Agus yang luka tersentuh kaki kanan, sadisnya sebagian isi telapak kaki langsung terlepas. Daging telapak kaki kiri itu kini dijemur di atas atap rumah, penyakit aneh telah melumpuhkan kakinya.

“Warnanya hitam pekat seperti arang,” ujar Agus.  

Baginya, kehadiran komunitas sosial sangat meringankan beban dirinya. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top