NASIONAL

SBS: Kami Yakin Bisa kejar Ketertinggalan karena Dukungan Pempus untuk Malaka Sangat Tinggi

Bupati Malaka berdiskusi dengan Ketua Tim OASE.

Bupati Malaka Apresiasi Kunjungan Ketiga Tim OASE di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengapresiasi kujungan istri para menteri yang tergabung dalam OASE.
Hal ini diberikan karena para istri menteri tidak mengenal lelah berkunjung ke Malaka sebanyak tiga kali.
Kunjungan itu sebutnya, sangat penting untuk memberikan penguatan bagi warga Kabupaten Malaka yang tinggal di Kawasan Perbatasan RI-RDTL.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran disela acara jamuan makan malam di rumah Jabatan Bupati Malaka, Haitimuk, Rabu (21/11-2018) mengemukakan, dirinya atas nama pemerintah dan rakyat Kabupaten Malaka begitu tersanjung dengan kunjungan ketiga Tim OASE di Kabupaten Malaka-Perbatasan RI-RDTL.

“Malam ini kami senang sekali dengan kunjungan ibu-ibu yang terdiri dari istri para menteri,” katanya.

Sesuai penugasan yang diberikan secara lisan saat kunjungan Presiden Jokowi ke Malaka 28 Desember 2016 di Perbatasan Motamasin, presiden berpesan bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan tidak boleh kalah dengan negara tetangga.

“Saat itu Beliau memberi penguatan kepada kami untuk berbuat sesuatu bagi rakyat di kawasan perbatasan ini, sehingga rakyat disini ada kebanggaan karena kami penjaga garis depan Indonesia di Perbatasan RI-RDTL,” kutipnya.

Saat itu, lanjut Bupati SBS, Bapak Presiden bertanya apa ada ide dan gagasan dan apa yang mau dibuat?
Dia menjawab, rakyat disini tidak boleh lapar karena tanah kami sangat subur.

Baca Juga :   Kalahkan Perse Ende, Persap Alor Runner Up Grup B

“Lalu beliau tanya, apa yang dibutuhkan dan saya jawab kami di Malaka punya Program Revolusi Pertanian (RPM) Malaka supaya rakyat tidak boleh lapar karena tanah kami tanah yang subur
dan kami butuh alat olah tanah,” imbuhnya.

Presiden kemudian langsung merespon, meminta Mensesneg catat dan penuhi semua permintaan Bupati Malaka.
Presiden juga saat itu meminta kepada Gubernur NTT untuk menfasilitasi dan bila perlu mengundang Bupati ke Jakarta untuk presentasi.

“Kami berterima kasih sekali kepada Bapak Presiden dan Gubernur NTT karena tidak sampai empat hari sudah dipanggil Menteri Pertanian ke Jakarta menindak lanjuti permintaan kami,” timpalnya.

Presiden melalui Kementan sebutnya, memberi alat bantu olah lahan berupa traktor besar sebanyak 25 buah, 2 buah escavator dan semua kebutuhan pertanian hingga saat ini.

“Termasuk hingga malam ini kami dikunjungi istri-istri para menteri yang tergabung dalam OASE ke Malaka sebanyak tiga kali, merupakan kebanggaan bagi kami rakyat Kabupaten Malaka,” ungkapnya.

Dia bersama jajaran pemerintah dan masyarakat Malaka sangat yakin beberapa tahun kedepan daerah ini akan mengejar ketertinggalannya sebagai kabupaten yang baru terbentuk, sesuai UU No. 3 tahun 2013 yang diresmikan 24 April 2013. (edy sumantri)

Loading...
To Top