RAGAM

Walau Telah Hujan, Petani Malaka Belum Dianjurkan Mulai Menanam

Herry Kotta

BETUN, Kilastimor.com-Tiga hari terakhir, wilayah Malaka diguyur hujan, walau belum merata.
Melihat fenomena alam itu, sebagian besar petani lahan kering di Kabupaten Malaka sudah dipersiapkan untuk menyambut musim tanam pertama.

Sesuai data dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka menunjukan, luas lahan kering yang sudah diolah menggunakan traktor per 17 November 2018 mencapai 2.738,65 hektare.
Jumlah ini sudah melebihi dari target 2.500 hektar.

Hujan selama dua hari ini belum bisa dijadikan acuan bagi petani untuk langsung menanam karena hujan belum merata serta tingkat kelembaban tanah belum mencapai standar yang dianjurkan.

Ketua Tim Pakar RPM, DR Herry Kotta saat dikonfirmasi juma’at (23/11/2018) menjelakan, petani sudah bisa tanam jikalau hujan sudah merata dan tingkat kelembaban tanah sudah 20 centimeter.

“Kalau sudah merata dan kelembaban tanah sudah 20 cm maka sudah bisa tanam,” kata Herry Kotta.

Sejauh ini, lanjut Heri, BMKG belum menyatakan NTT sudah masuk musim hujan. Standar musim hujan menurut BMKG adalah jika total 10 hari telah mencapai 60 mm.

“Saya belum dengar dari BMKG bahwa NTT sudah masuk musim hujan. Standart musim hujan menurut BMKG jika total 10 harian telah mencapai 60 mm,” jelasnya. (edy sumantri)

Baca Juga :   Mahasiswa Perikanan UKAW Kunjungi Desa Suai
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top