HEADLINE

10 Rumah Warga dan Jalan Raya di Lakekun Diluapi Banjir

Inilah banjir yang meluapi jalan raya.

BETUN, Kilastimor.com-Curah hujan yang tinggi dua hari terakhir, mengakibatkan banjir meluap hingga menutup jalan raya. Salah satunya di Dusun Hudilaran Desa Lakekun, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Minggu (30/12/18).

Debit air yang tinggi dibadan jalan, menyebabkan pengendara kendaraan bermotor khususnya sepeda motor tidak bisa melewati ruas jalan itu.
Atas kondisi itu, pengendara gtong royong nemikul sepeda motor agar bisa melewati jalan lintas batas tersebut

Kepala Desa Lakekun, Cecelia Valeriana Uduk kepada media ini di lokasi banjir mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 15:45 Wita.

Menurut Cecelia, banjir terjadi karena drainase tidak bisa menampung derasnya air hujan yang mengalir menuju kali Mota Delek, sehingga meluap ke jalan raya.

Dikatakan, selain kendaraan bermotor tidak bisa melewati ruas jalan itu, banjir juga merendam 10 rumah warga.

“Pembuangan air ditempat itu kurang memadai dan deker yang melintas di jalan negara itu terlalu kecil dan tidak mampu menampung air, sehingga meluap ke badan jalan dan menggenangi rumah penduduk,” paparnya.

Menurut dia, perlu dibuatkan saluran pembuangan yang lebih memadai dan permanen agar bisa memperlancar aliran air saat musim penghujan.
Deker yang ada terlalu kecil sehingga perlu ditingkatkan lagi menjadi jembatan agar bisa memperlancar aliran air kedepan.

“Tahun lalu kejadian yang sama terjadi. Kini terulang kembali tahun ini. Diharapkan ada penanganan sesegera mungkin sehingga tidak berdampak buruk bagi warga dan pengguna jalan dan rumah penduduk,” bilangnya.

Camat Kobalima,. Fransiskus Teti Teti Nahak kepada wartawan mengatakan pihaknya segera berkoordinasikan dengan dinas teknis terkait untuk penanganan lebih lanjut.

“Tadi saya melewati ruas jalan itu ternyata ada genangan air dan luapan air diatas jalan negara setinggi lutut orang dewasa,” sebutnya.

Masalahnya tidak ada saluran yang memadai dan ini perlu ditangani segera. (edy sumantri)

Komentar
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top