RAGAM

Lima Desa di Kecamatan Botin Leobele Masih Kekurangan Air

Bernardus Bria

Di Babotin Selatan lanjutnya, sudah ada bak penampung air tetapi debit airnya kecil sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Solusi jangka pendek kita butuh truk tengki air untuk layani masyarakat.

“Di Babotin dan Botin Maemina juga sama. Masih ada kesulitan air bersih. Kita harapkan dalam tahun 2019 bisa ada pengadaan air bersih bagi warga menggunakan mobil tengki yang disediakan pemerintah untuk atasi kebutuhan air bersih,” katanya.

Dalam program jangka menengah dan panjang, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah melalui dinas teknis melakukan kajian di lapangan terkait rencana pengembangan perpipaan yang disesuaikan debit air yang ada.

“Selanjutnya dinas teknis perlu melakukan survey di lapangan untuk melihat potensi sumber mata air untuk kepentingan pipanisasi dan kemungkinan pengeboran sumur bagi warga,” tuntas dia. 

Baca Juga :   Kesbangpol Kota Kupang Sosialisasi PKL bagi Para RT

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top