RAGAM

Pemda Malaka Minta TMMD Terus Digelar di Malaka

Tim Wasev pantau bak air yang dibangun.

BETUN, Kilastimor.com-Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat memantau hasil pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103.
Tim Wasev Mabes TNI AD dipimpin oleh Staf Khusus KASAD, Mayjen TNI, Ainurrahman

Kunjungan Tim Wasev Mabesad TNI AD dalam rangka untuk melaksanakan peninjauan, pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program
TMMD ke-103 gelombang II TA 2018 di wilayah Kodim 1605/Belu yang telah di laksanakan di Desa Kletek dan Desa Suai, Kecamatan Malaka Tengah.

Pantauan media ini, selama berada di Desa Kletek, Tim Wasev melihat hasil pelaksanaan TMMD ke-103 yang dikerjakan oleh Kodim 1605/Belu baik kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik berupa pembuatan sumur bor, pembangunan bak induk satu unit dan 20 unit bak penampung air serta pemasangan jaringan pipa dari bak induk.

Sekda Malaka, Donatus Bere mewakili Bupati Malaka dalam sambutanya mengatakan, masyarakat di Dua desa ini bangga karena hari ini mendapat suatu kehormatan yang sangat luar biasa, atas kunjungan dari Wasev Mabes TNI AD.

“Atas nama Bupati dan masyarakat Malaka, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI atas pelaksanaan program TMMD di Kabupaten Malaka, terutama kepada Dandim 1605/Belu yang telah membantu dalam setiap proses pengerjaan TMMD ini, sejak mulai dari awal pembukaan, pengerjaan hingga selesai dengan penutupan.

Baca Juga :   Targetkan Opini WDP, Pemda Malaka Fokus Urusi Aset Daerah

“Harapan dari masyarakat Kabupaten Malaka agar program ini terus dilanjutkan di Malaka, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dari TNI dari program TMMD ini,” ujarnya.

Dia berharap TMMD pada periode tahun 2019 mendatang, rencana anggaran di rancang mulai dari awal sehingga lebih memudahkan dalam kelancaran proses pengerjaan.

Staf Khusus KSAD, Mayjen TNI Ainurrahman dalam sambutannya menjelaskan, maksud dari kunjungan tim kesini, untuk melihat sejauh mana perubahan dari hasil pengerjaan TMMD ini. Termasuk melihat dampaknya kepada masyarakat.

“Even program TMMD ini terbatas hanya di 50 lokasi di seluruh Indonesia yang tahap pelaksanaanya secara serentak dan salah satu dari 50 lokasi TMMD tersebut berada di Kabupaten Malaka ini,” katanya.

Pada sesi diskusi, Maria Goreti Loruk Warga Desa kletek mengatakan pihaknya disini sangat membutuhkan air bersih. Namun sekarang kesulitan akan air bersih sudah terpenuhi, karna TNI telah menyediakan air bersih di Desa Kletek.

Senada, warga Kletek lainnya, Sisilia Bria mengatakan TMMD ini sangat berdampak positif bagi mereka, karena sebelumnya warga kesulitan mendapat air bersih. Namun pelaksanaan TMMD ini belum menyentuh semuanya, karena ada dusun yang belum dapat air, dan itu sangat dikeluhkan. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top