RAGAM

Pemkot Kupang Sosialisasi Perwali Sebagai Penjabaran Perda Kearsipan

Sosialisasi Perwali di Hotel Romyta Kupang.

KUPANG, Kilastimor.com-Pemerintah Kota Kupang menggelar sosialisasi Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 5 tahun 2018 tentang kearsipan, Kamis (13/12/2018) di Hotel Romyta Kupang.

Sosialisasi tersebut digelar, lantaran pengelolaan arsip dan berkas-berkas maupun dokumen penting hingga kini belum dikelola dengan baik, dalam tempat penyimpanan maupun oknum penyimpan. Terkait kondisi itu, penting dibuat suatu peraturan khusus, karena arsip merupakan aset yang sangat berharga.

Pengelolaan arsip atau dokumen bukan hal yang sepele dalam suatu instansi, karena suatu organisasi atau instansi berdiri kokoh dan kuat karena arsip.

Plt Asisten II Sekda Kota Kupang, Eli Wairata dalam sambutannya menyampaikan bahwa arsip yang tertata sesuai dengan norma dan kaidah-kaidah kearsipan sesunggunya merupakan cermin dari sebuah sistem pengelolaan kearsipan yang baik dan teratur.

Maka selain berfungsi untuk bahan pertanggung jawaban nasional katanya, arsip juga merupakan bagian dari sistem suatu pemerintahan yang bersih dan baik sesuai dengan undang-undang.

Menurut Eli, kearsipan itu ada sampai kapanpun, walaupun semua sudah tiada. “Arsip itu akan tetap ada, walau kita sudah mati,” bilangnya.

Saat ini, negara sedang membangun satu kearsipan yang baik dan benar, sesuai dengan perintah undang-undang, dan Pemkot juga melakukan demikian.

Arsip lanjutnya, merupakan pertanggungjawaban secara ekonomi maupun keuangan negara, yang tentu akan menjadi dokumen proses persidangan ketika ada masalah hukum.
Untuk itu pengelolan arsip ini sangat penting dan membutukan orang yang mampu mengelola dengan baik dan benar.

Baca Juga :   Tunggu Tim Jihandak Brimob, Polisi Lokalisir Benda yang Diduga Bom Sisa PD II

Menurutnya, banyak perangkat daerah BUMD yang belum menata arsipnya dengan benar bahkan penataannya belum secara sistematis dan terkoneksi secara baik antara satu dengan yang lain. Untuk itu pemerintah merasa sangat penting sehingga melakukan penataan secara regional, nasional dan daerah. Untuk itu Pemkot Kupang telah menetapkan Perda Nomor 3 Tahun 2017 dan telah dijabarkan dengan Peraturan Wali Kota Kupang sebagai aturan pelaksana.

Eli Wairata berharap dengan adanya sosialisasi agar parah aparatur sipil negara bisa menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan administrasi yang baik juga.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari camat dan luruh sekota kupang. (sani asa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top