RAGAM

Siapkan SDM Dibidang Kesehatan, Pemda Malaka Kuliahkan Sejumlah Dokter

Stefanus Bria Seran

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka membenahi sarana dan prasarana kesehatan bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk kepentingan rakyat tidak ada istilah mahal dan uang tidak ada.
Uang rakyat harus dikembalikan kepada rakyat. Untuk kepentingan rakyat, tidak ada kata mahal dan tidak ada kata uang tidak ada,” kata Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, Kamis (29/11/2018).

Menurut bupati yang kerap disapa SBS itu, untuk peningkatan pelayanan kesehatan, pemerintah terus membenahi prasarana kesehatan, seperti rumah sakit puskesmas dan posyandu.

Puskesmas dan rumah sakit sedang diurus untuk mendapat akreditasi sehingga berdampak pada kualitas pelayanan.

Kemudian pemerintah memenuhi kebutuhan dokter di tingkat puskesmas dan juga dokter spesialis dasar di RSUPP Betun. Untuk tingkat puskesmas sudah memiliki dokter minimal dua orang.

Pada RUSPP Betun sudah memiliki sembilan dokter spesial dan 12 dokter umum. Untuk menunjang pekerjaan profesi dokter, pemerintah menyiapkan fasilitas dan anggaran yang tidak sedikit untuk insentif dokter. Pasalnya, untuk kepentingan rakyat tidak ada kata mahal. Pemerintah wajib mengurus masyarakat dengan baik.

Untuk persiapan jangka panjang, lanjut SBS, pemerintah sudah menyekolahkan sejumlah dokter yang dibiayai oleh pemerintah.
“Setiap tahun pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk biaya pendidikan dokter. Masing-masing orang mendapat alokasi anggaran Rp 500 juta hingga selesai kuliah kedokteran.
Selesai kuliah, dokter yang bersangkutan wajib mengabdi di Kabupaten Malaka sesuai dengan perjanjian. (edy sumantri)

Baca Juga :   Mobil Dinas Sekwan Ditarik Polisi dari Tangan Mantan Sekwan Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top