RAGAM

Tertib Sampah, Pemda Siapkan Tempat Sampah Setiap 50 Meter

Bupati Malaka pantau pembangunan Lapangan Umum Betun.

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka terus memberi perhatian soal kebersihan. Bupati Malaka dalam setiap waktu terus meminta masyarakat Malaka menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Jagalah kebersihan. Tidak boleh buang sampah disembarang tempat. Jadilah orang berbudaya dengan tidak membuang sampah disembarang tempat.
Buang sampah di sembarang tempat akan mengancam kesehatan bagi diri sendiri, keluarganya dan sesama.
Kalau kita pungut sampah bukan berarti kita orang terhina tetapi kita tunjukkan bahwa diri kita orang bersih,” ajak Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, Selasa (11/12/2018) ketika meninjau proyek Lapangan Umum Betun.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta warga dan seluruh komponen masyarakat Malaka untuk berperang melawan sampah.
Tahun 2019, Pemda Malaka akan menyediakan fasilitas tempat sampah. Setiap 50 meter hingga 100 meter, disiapkan tempat sampah, sehingga masyarakat tidak diberi kesempatan membuang sampah disembarang tempat.

Dikatakan, Gubernur NTT sering mengingatkan semua pihak diberbagai kesempatan, dimana tidak boleh melihat sampah berkeliaran didepan mata, kita apalagi di tempat-tempat umum menjadi hal yang biasa. “Itu harus dilihat sebagai hal yang aneh dan hal yang luar biasa. Hal luar biasa artinya sampah tidak pantas harus bebas berkeliaran dimana-mana. Kita harus beri contoh. Kalau sampah ada dimana kita pungut,” tandasnya.

Oleh karena itu, pemerintah mulai tahun 2019 akan menyediakan fasilitas tempat sampah. Dengan disiapkan tempat sampah, masyarakat bisa tertib membuang sampah.

Baca Juga :   SBS-DA -TABE Berbagi di Laenmanen, Paket Tulus Bayangi

”Paling utama kita beri edukasi kepada masyarakat bahwa buang sampah disembarang tempat mengancam kesehatan bagi diri, keluarga dan sesama. Ini konsep kita,” tuturnya.

“Tolong wartawan tulis besar-besar : Jagalah kebersihan. Tidak boleh buang sampah disembarang tempat. Jadilah orang berbudaya dengan tidak membuang sampah disembarang tempat,” sambungnya.

Dia menghimbau untuk Piminan Perangkat Daerah agar menjadi contoh. Kadang naik mobil dan sampahnya dibuang keluar mobil. Itu perbuatan tercela dan sangat memalukan. Itu ciri-ciri orang yang tidak berbudaya tinggi.

Kepada masyarakat dia meminta supaya tidak boleh mengotori tempat dimana dia tinggal. Contoh, mereka berkumpul disana tetapi ada sampah mereka diam saja. Harusnya dibersihkan supaya bisa dinikmati.
“Ini harus digalakkan. Jagalah kebersihan dan jangan buang sampah disembarang tempat. Jadilah orang berbudaya dan tidak buang sampah disembarang tempat. Orang berbudaya adalah orang yang tidak membuang sampah di sembarang tempat” bilangnya.

Dirinya akan mengirim surat kepada gereja, sekolah dan di pengelola tempat umum seperti terminal dan pasar untuk menghimbau terkait masalah ini. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top