EKONOMI

Tim Pakar RPM Sosialisasi Pola Tanam Double Track di 27 Desa

Kelompok tani di Malaka diajari pola tanam jagung double track.

BETUN, Kilastimor.com-Selama dua pekan terakhir, tim pakar RPM yang diketuai Dr. Herry Kota melakukan sosialisasi pola tanam jagung double track di desa-desa yang lahannya telah diolah.

“Kami tim pakar RPM selama dua Minggu terakhir melakukan sosialisasi tata tanam jagung double track. Sosialisasi ini merupakan upaya mendaratkan inovasi pertanian langsung ke ring satu pertanian, yaitu ke kelompok tani,” kata Herry Kotta, Sabtu (1/12/2018).

Disebutkan, pihaknya turun ke lapangan karena tidak cukup hanya sosialisasi atau berbicara dalam ruangan. Perlu langsung bertemu dengan pelaku pertanian utama yaitu para petani. Mereka langsung diajari dan mempraktekkan bagaimana budidaya jagung yang baik, terutama inovasi pola tanam. Kunci inovasi tata tanam adalah perbaikan jarak tanam dan jumlah benih per lubang tanam.

Herry menjelaskan selama dua pekan melakukan sosialisasi jumlah desa yang didatangi sebanyak 27 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Masih banyak desa yang belum dikunjungi. Untuk itu, PPL diminta untuk mendampingi petani dalam menerapkan inovasi ini. PPL sudah dibekali dengan pelatihan baik yang dilakukan oleh tim pakar maupun bimtek yang dilakukan oleh BPTP Balitbangtan NTT.

“Kami berharap PPL selama dua pekan pertama Bulan Desember ini, mereka selalu bersama petani, sehingga inovasi ini menyebar dan dipraktekkan secara masif. Kamipun berharap hujan akan turun dengan optimal dan itu kami yakin produksi jagung musim tanam pertama tahun ini akan baik,” harap Herry.

Baca Juga :   Ini Tiga Desa di Malaka yang Diprediksi Tidak Bisa Gelar Pilkades

Untuk diketahui jumlah lahan yang sudah dibajak oleh pemerintah Malaka pada 2018 seluas 3.024 ha. Benih jagung dan pupuk juga sudah didistribusikan ke kelompok tani. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top