RAGAM

Pemda Malaka Tinjau Lokasi Tambak Garam. PT. IDK Bantah Babat Mangrove

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka meninjau Lokasi tambak garam milik PT. IDK di Desa Weseben dan Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Rabu (20/3/2019).

Peninjauan itu dimaksudkan untuk melihat dari dekat aktifitas yang sudah dilakukan PT. IDK di lokasi tambak garam, sekaligus untuk melakukan konfirmasi terkait isu yang berkembang diluaran bahwa ada pengrusakan hutan mangrove oleh PT. IDK termasuk situs adat disekitar areal tambak.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Malaka, Silvester Leto disela acara kunjungan di Weseben, Rabu (20/3-2019)
mengatakan pemerintah Kabupaten Malaka yang terdiri dari pimpinan perangkat daerah melakukan peninjauan di lapangan untuk melihat dari dekat apa yang sudah dilakukan PT. IDK selama ini.

“Hari ini kita juga bertemu dengan pemilik lahan yang tidak berkeberatan lahannya dijadikan areal tambak garam.
Dari hasil kunjungan ini kami tanyakan ternyata lahan yang diolah PT itu ada pemiliknya. Kita juga mau melihat situs adat yg menurut informasi dirusak ternyata itu tidak benar karena situs adat dimaksud masih ada dan tidak dirusak,” sebutnya.

Kepala Kantor Cabang, PT. IDK Betun, Natalia mengatakan PT. IDK masuk di Desa Weoe sudah melalui proses sosialisasi. Dalam proses sosialisasi itu ternyata masyarakat pemilik lahan mengatakan menerima dan tidak berkeberatan lahan mereka dijadikan tambak garam sehingga proses selanjutnya dilakukan pengukuran lahan.

Baca Juga :   Desa di Malaka Silahkan Cairkan Dana Desa Tahap II

” Setelah diukur maka dilanjutkan dengan pembersihan lahan seluas 289 ha berupa hutan gewang dan bakuro khususnya di desa Weseben dan Weoe.
Sementara untuk pilot project seluas 32 Ha di Desa Rabasa, Malaka Barat,” ungkapnya.

Isu yang berkembang selama ini bahwa PT IDK membabat mangrove tidak benar karena kita kerja sesuai aturan seperti di dalam peta.

“Didalam peta ada lokasi kehutanan, lokasi garam, lokasi pertanian dan lokasi pemukiman penduduk.
Apa yang kerjakan saat ini diluar lahan pertanian, lahan PIBIP dan diluar lahan pemukiman penduduk,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top