RAGAM

Trans Kapitan Meo Digarap Tahun Ini

BETUN, Kilastimor.com–Pemerintah Pusat melalui Kementerian Transmigrasi dalam waktu dekat merealisasikan pembangunan pemukiman bagi warga Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka. Berbagai persiapan sudah dilakukan terkait realisasi rencana itu.

“Kita akan lakukan sesuai rencana dan tahapan yang ada, karena Trans Kapitan Meo akan jadi Pilot Project pembangunan Pemukiman transmigrasi di Indonesia,” bilang Kadis Nakertrans Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu disela rapat koordinasi lintas sektor dengan kementrian transmigrasi di Betun, Rabu (12/3/2019).

Kadis Vinsen mengatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan dan dirinya sangat optimis program itu berjalan sukses, karena mendapatkan dukungan masyarakat setempat dan pemerintah.

Kasubdit Perencanaan Teknis Satuan Pemukiman dirjen PKP2Trans,
Wawan Gunawan dalam kesempatan itu mengatakan berbagai persiapan sudah dilakukan terkait realisasi program dimaksud.

”Hari ini kami dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Ditjen PKP2Trans datang untuk menyampaikan bahwa
Program di lokasi Kapitan Meo tahun ini ada 75 KK program pembangunan pemukiman,” ujarnya.

Kaitan dengan program ini, pendekatannya SP Pugar. Kapitan Meo jadi Pilot Project dari kementerian ini akan dikawal agar program ini bermanfaat bagi rakyat.

Progres terkait perencanaan untuk Kapitan Meo paparmya sudah final. Sampai saat ini belum ada kendala karena suport dari pemerintah dan masyarakat penerima manfaat sangat bagus.

Wakil Direktorat Pembangunan Pemukiman, Sumardi mengatakan dalam tahun 2019 akan dilaksanakan pembangunan pemukiman di Kapitan Meo sebagai pilot project untuk pembangunan pemukiman SP Pugar dimana dibangun pemukiman baru dan pemukiman pugar, sehingga diperlukan partisipasi berbagai stakeholder baik masyarakat, BPN dan Pemerintah Daerah. (edy sumantri)

Baca Juga :   SBS Resmi Mendaftar di Nasdem Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top