RAGAM

Buku SBS-DA 4 Tahun Pimpin Malaka Mulai Ditulis

Johanes Bernando Seran

BETUN, Kilastimor.com-Setelah diterbitkan buku 3 Tahun SBS-DA Memimpin Malaka, sejak Maret 2019 lalu, tim penulis mempersiapkan lagi penulisan buku 4 Tahun SBS-DA Memimpin Malaka.

“Sejak Maret 2019, tim penulis sudah menyiapkan bahan-bahan dan materi untuk buku 4 Tahun SBS-DA Memimpin Malaka yang tahun depan siap dicetak,” kata Ketua Tim Penulis, Yohanes Bernando Seran usai memimpin rapat Tim Penulis Buku di Betun, Rabu (24/42019).

Dikatakan, sejak Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Daniel Asa (alm) memimpin Kabupaten Malaka, tim penulis sudah menulis program kegiatan, jejak langkah dan komentar publik yang sudah dituangkan dalam buku 1, 2 dan 3 tahun.

“Tahun keempat dan kelima pun akan tetap kita tulis dalam buku sehingga menjadi satu rangkaian yang tak pernah putus selama masa kepemimpinan ini, dan akan tetap menjadi sejarah yang tidak bisa dilupakan anak cucu,” ujar Doktor Hukum Internasional lulusan UGM Jogyakarta ini.

Ditanya soal materi mantan wartawan ini mengetengahkan, apa yang ditulis dalam buku 4 tahun akan tetap sama, hanya ada beberapa perubahan kecil berupa penambahan materi, tetapi tidak menghilangkan substansinya.

“Inti dari buku itu adalah program kegiatan Bupati dan Wakil Bupati soal RPM, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur jalan dan jembatan, Penanggulangan bencana dan program lain yang menyentuh masyarakat. Sementara program lain pun tetap ditulis supaya diketahui publik secara luas,” kata Bernando.

Baca Juga :   Siswa SMAN Harekakae Runner Up Lomba Fashion Show di Sumba Timur

Secara spesifik, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka ini mengutarakan, dalam buku keempat nantinya akan ada opini dari para profesional dan akademisi yang membahas tentang program kegiatan yang dilakukan Bupati SBS.

“Opini itu akan menjadi pembeda yang nantinya disorot oleh para pakar atau profesional dari kaca matanya masing-masing sehingga apa yang dilakukan mendapat penegasan atau juga aksentuasi pada bidangnya. Di situlah kita akan memperoleh nilai hakikinya,” pungkas alumnus Seminari Santa Maria Imakulata Lalian ini. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top