EKONOMI

17 Pastor di Malaka Pantau Inventasi Garam Industri di Weseben

Pemantauan lokasi tambak garam di Weseben.

BETUN, Kilastimor.com–Sebanyak 17 Pastor paroki bersama Deken Malaka sangat mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat Malaka, melalui kegiatan investasi garam industri di Kabupaten Malaka. Salah satunya yang dilakukan PT. IDK.
Inventasi perusahaan tersebut merupakan langkah konkrit untuk mensejahterakan rakyat dengan memanfaatkan potensi lahan dipesisir Pantai di Malaka.

Deken Malaka, Rm. Edmundus Sako, Pr usai meninjau lokasi tambak garam yang dikelola PT. IDK di Desa Weseben, Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Selasa (28/5-2019) mengemukakan pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan pemilik lahan, para pekerja, tokoh masyarakat dan manejemen PT. IDK. Ternyata hasilnya sangat bagus karena kehadiran PT. IDK sangat membantu rakyat.

“Banyak hal positif yang kita lihat dalam pertemuan hari ini, sehingga kami para pastor sangat yakin bahwa investasi garam industri di Kabupaten Malaka merupakan sebuah upaya dan usaha yang baik untuk mensejahterakan masyarakat,” bilangnya.

Pihaknya kata dia, telah melihat dari dekat bahwa dalam investasi garam di Desa Weseben dan Desa Weoe tidak ada pengrusakan mangrove seperti yang dilansir media sosial.
Justru yang terjadi pihak perusahaan menanam lagi mangrov pada lokasi yang ada untuk mencegah longsor dan abrasi pantai.

”Setelah melakukan peninjauan di lapangan dan melakukan dialog langsung dengan semua stake holder, para pastor dan Deken Malaka menyatakan
sikap sangat mendukung untuk melanjutkan pembangunan tambak garam bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :   Pusara Daniel Asa Diyakini jadi Tempat Ziarah

Sebagai deken, dirinya sangat mendukung pemerintah dan berbagai stake holder bekerja sama untuk mensejahterakan masyarakat di kabupaten Malaka melalui usaha tambak garam.
“Kita himbau kepada umat se-dekenat Malaka supaya tetap bekerjasama mendukung program pemerintah untuk percepatan kemakmuran rakyat,” tambahnya.

Dari kunjungan hari ini, pihaknya bisa melihat bahwa kebijakan pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten untuk optimalkan potensi daerah yang selama bertahun tahun ditelantarkan, merupakan langkah yang bijaksana dan positif untuk kemakmuran rakyat Malaka.

“Terima kasih kepada bapak Jokowi, bapak Viktor dan bapak Bupati SBS yang memiliki kepedulian besar membangun daerah ini dengan mengoptimalkan potensi pesisir pantai Malaka untuk percepatan kemakmuran rakyat. Kita harapkan jangan ada aktor-aktor intelektual yang suka provokasi dan racuni rakyat karena program ini bagus sekali,” timpalnya.

Dikatakan, tidak ada pohon mangrove yang dirusak karena jauh dari pantai. Justru yang dibabat itu pohon duri dan gewang serta pohon lain yang bukan mangrove. Jangan sesatkan rakyat dengan membangun opini yang merugikan rakyat Malaka. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top