RAGAM

Budi Daya Bawang Merah, Dinas TPHP Malaka Olah Lahan Petani

BETUN, Kilastimor.com-Dinas TPHP Kabupaten Malaka mengolah lahan petani untuk budi daya bawang merah. Direncanakan tahun ini Dinas TPHP Kabupaten Malaka mengintervensi anggaran untuk budi daya bawang merah seluas 150 hektar di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Malaka Barat, Kecamatan Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah.

Kadis TPHP Malaka, Yustinus Nahak Sabtu (18/5/2019) mengungkapkan, pengolahan lahan bakal dimulai, baik memacul tanah dan pembedengan. Jadwalnya mulai Senin pekan depan. Setiap kecamatan akan diolah empat unit traktor besar.

Yus Nahak sapaan karibnya mengatakan dalam tahun 2019 pihaknya akan memfokuskan budidaya bawang merah pada tiga kecamatan pada desa-desa yang sudah disiapkan.

“Di Malaka Barat kita fokus tanam pada empat desa yakni Oan Mane, Sikun, Fafoe dan Umatoos. Di Weliman kita fokus tanam di Desa Forekmodok, Lamudur, Wederok dan Angkaes. Sedangkan Malaka Tengah kita fokus tanam di Naimana, Fahiluka, Railor dan Lawalu,” urai dia.

Pihaknya sudah menyiapkan 12 unit traktor besar dan akan dibagikan tiap desa 4 unit. Senin depan sudah pengolahan lahan dan pembedengan.

Dijelaskannya, khususnya di Kecamatan Malaka Barat, Dinas TPHP akan mengelola tanah eks RS Marianum Besikama untuk budi daya bawang merah.

Budidaya bawang merah itu dimaksudkan untuk mengoptimalkan lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan di lokasi itu.
Pemerintah melalui dinas pertanian melakukan pengolahan lahan dengan traktor termasuk pembedengan. Sementara umat Paroki Besikama yang menanam dan merawat tanaman bawang itu. Hasil budidaya bawang itu semuanya diserahkan kepada Paroki Besikama untuk kepentingan gereja. (edy sumantri)

Baca Juga :   ETMC untuk Mencari Club Pemenang Terbaik Mewakili NTT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top