RAGAM

Usfunan: Kami tidak Malu Belajar di RSUPP Betun

BETUN, Kilastimor.con-Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten TTS, Religius Usfunan dalam sambutannya pada gala dinner rombongan Tim Kaji Banding Akreditasi Rumah Sakit RSUD Soe bersama Bupati Malaka di kediaman Bupati Malaka, Senin (06/05/2019) mengatakan, pihaknya banyak mendapat pertanyaan ketika melakukan stuba ke Malaka.
“Begitu tahu RSUD Soe mau studi banding di Malaka, banyak orang bertanya,  kenapa harus ke Malaka,” ujarnya.

Pihaknya kemudian menjawab, stuba di Malaka untuk belajar. Tidak harus lihat usia tetapi lihat keberhasilannya. Kalau Malaka sudah berhasil, kenapa kita
harus malu berguru di Kabupaten Malaka? “Makanya kami datang. Kami tidak malu belajar dari keberhasilan di RSUPP Betun,” ujar Religius.

Kepada tim akreditasi RSUD Soe,  Religius berpesan agar memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk belajar tentang kiat-kiat bagaimana bisa mencapai kesuksesan yang sudah diraih RSUPP Betun.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar supaya kalau suatu saat kita ke Jakarta, kita bisa dapat banyak bintang seperti yang sudah di terima Malaka,” pintanya.

Lebih penting dari itu, tambahnya, bagaimana stuba ini bisa berdampak pada  peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran,  MPH mengungkapkan, keberhasilan yang sudah dicapai RSUPP Betun bukan hasil mimpi semalam, tetapi melalui proses belajar dan perjuangan yang panjang.
“Mereka sudah belajar banyak ke berbagai rumah sakit yang sudah lebih dulu berhasil di Jawa dan Bali.

Baca Juga :   Bupati Malaka Instruksikan Kontraktor Tuntaskan Pembangunan IGD RSUPP Betun

“Kita siapkan tim pakar untuk mendampingi mereka, baik dari Universitas Gajah Mada maupun Provinsi.
Pemkab Malaka sebagai pemilik rumah sakit selalu mensuport dengan menyediakan fasilitas, baik gedung, peralatan maupun sumber daya manusia,” papar Bupati Malaka.

Bupati Malaka yang kerap disapa SBS itu menambahkan, kunjungan kaji banding ini tidak lantas menjadi pihak RSUPP tersanjung, tetapi bisa memjadi motivasi untuk tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kunjungan ini hendaknya menjadi cambuk untuk mempertahankan keberhasilan yang sudah diraih. Dan yang lebih penting, bagaimana mengimplementasikan apa yang tertuang dalam dokumen akreditasi demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkas mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT itu. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top