POLITIK

Demi Rai Belu, Lius Talok Siap Berkontestasi di Pilkada

Drs. Yulius Talok

KUPANG, Kilastimor.com-Kader muda terus bermunculan jelang Pilkada Belu 2020 nanti. Munculnya banyak nama baru, menunjukkan kalau Belu memiliki banyak kader yang siap berkiprah membangun daerahnya. Mencuatnya kaum muda semakin membuat semarak pilkada di Rai Belu.

Kandidat yang dimunculkan saat ini pun adalah kader-kader yang patut diperhitungkan. Pasalnya, ada berkecimpung di kancah nasional, provinsi dan maupun Kabupaten Belu sendiri. Untuk melawan petahana, Willybrodus Lay tentunya butuh energi dan wajah baru.

Salah satu kader muda baru yang dimunculkan ke publik adalah Drs. Yulius Talok. Kader yang makan garam di birokrasi ini patut dikalkulasi kekuatannya dalam bursa politik lima tahunan ini.

Yulius Talok putra dari Petrus Lelo Talok (Alm) dan Domimika Lotu merupakan putra asli Belu, yang saat ini bekeja di Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTT. Kini dia menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan.

Lius Talok sapaan kesehariannya, bagi orang Belu tidaklah asing. Pasalnya dia pernah bertugas sebagai Kepala BPN Kabupeten Belu tahun 2011-2014, dimasa kepemimpinan Bupati Belu, Joachim Lopez.

Birokrat senior juga mantan Kepala BPN Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan ini, memiliki pengalaman yang memadai di birokrasi. Banyak prestasi yang diraih ketika di Kabupaten Tabalong. Diantaranya ia berhasil menata aset tanah Pemda Tabalong sehingga mendapat opini WTP.
Tempaan kerja selama ini membuat dirinya sebagai kader yang matang.

Baca Juga :   Kekayaan Budaya Daerah Ngada Harus Dipertahankan

Lius Talok kepada media ini, Selasa (25/6/2019) mengungkapkan, sebagai salah satu kader Belu, dirinya siap untuk mengabdi pada daerahnya. Baginya, sudah cukup membangun daerah orang lain dan NTT selama ini. Saatnya, dia ingin kembali dan mengabdi untuk masyarakat Belu, setelah melanglangbuana tuk membina karirnya.

“Kita sudah pernah bekerja untuk daerah orang lain. Saatnya kita kerja untuk daerah sendiri,” tutur mantan Plt Kepala BPN Malaka itu.

Dia berharap agar kontestasi politik di Kabupaten Belu berjalan baik, dan setiap kader bisa bertarung. Pertarungan Pilkada tentunya untuk memilih kepala daerah yang terbaik untuk pembangunan daerah. “Kita harus saling mendukung bukan saling menjatukan satu sama lain karena berkontestasi. Mari kita fair dalam pesta demokrasi orang Belu ini. Kita semua putra Belu harus bekerjasama untuk membangun Belu, sekalipun bersaing,” pintanya.

Anak ke-empat dari 12 bersaudara ini mengutarakan, untuk mendukung langkahnya maju dalam bursa Pilkada Belu, beberapa partai politik telah berkomunikasi dengannya untuk maju sebagai Balon Bupati Belu. Lobi-lobi politik sedang berjalan. Selain parpol, komunikasi dengan sejumlah balon juga dijalankan agar bisa bersama-sama dalam hajatan politik di Rai Belu.

Untuk informasi, suami Elisabeth Djaitalsa itu menyelesaikan pendidikan tinggi di FISIPOL, Undana, Jurusan Administrasi Negara dan tamat 1991. Sebelumnya dia bersekolah pada SDK Wilain, Raihat, tahun 1979, kemudian tamat SMP tahun 1982, dan 1985 ia menamatkan pendidikan di SMEA Atambua. Pada tahun 1992, dia diangkat menjadi PNS. Disitulah dia menapaki karir di birokrasi.

Baca Juga :   Dirumorkan Berpasangan dengan Ose Luan, Ini Kata Theo Manek

Tahun 1996-1999 dia diangkat menjadi Kasubag TU BPN Alor. 1999-2001 dipercayakan sebagai Kasubag Keuangan Kanwil BPN Provinsi NTT. Selanjutnya 2001-2006 dipercayakan sebagai Kasubag Umum dan Perundang-Undangan Kanwil BPN Provinsi NTT. 4 September 2004-2006 dia merangkap jabatan Plt. Kasubag Kepegawaian Kanwil BPN Provinsi NTT dan
dimutasi menjadi Kasi Pengendalian dan Pemberdayaan BPN Kabupaten Kupang tahun
2006-2011.

2010-2011, Lius Talok dipercaya menjadi Kasi Pengaturan Penataan Pertanahan. Tahun 2011-2014, dia didapuk sebagai Kepala Kantor BPN Kabupaten Belu.
Selanjutnya, ayah dari Berto Talok dan Agi Talok itu diangkat menjadi Kepala BPN Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, tahun 2014-2016.

Diakhir tahun 2016, dia dimutasi sebagai Kabid Pengendalian Pertanahan dan Pemberdayaan Masyarakat Kanwil BPN NTT hingga saat ini. (sani asa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top