HEADLINE

Pemkot Kupang Beri Bantuan untuk Penyandang Disabilitas dan Anak Yatim

KUPANG, Kilastimor.com-Penyandang disabilitas dan anak yatim merupakan bagian dari masyarakat yang harus mendapat perhatian dari pemerintah. Oleh karena itu pemerintah Kota Kupang melalui dinas kesehatan Kota Kupang memberikan bantuan berupa permakanan.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang yang dijabarkan dalam Permensos Nomor 9 Tahun 2019 tentang standar teknis pelayanan dasar pada SPM bidang sosial dan di daerah provinsi, dan kabupaten/kota mempunyai kewenangan memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas terlantar luar panti.

Kelompok sasaran penyandang disabilitas dan anak yatim dibagi dalam lembaga kesejahteraan sosial masing-masing, Bakti Luhur Alma A sebanyak 17 orang, Bakti luhur Alma B sebanyak 17 orang, Asuhan Kasih sebanyak 17 orang. Sementara kelompok sasaran anak yatim dengan disabilitas dan lanjut usia terlantar luar asrama yang tersebar di enam kecamatan di Kota Kupang. Perinciannya sebagai berikut, anak yatim sebanyak 50 orang dan anak disabilitas 25 orang. Total penerima 75 orang dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp. 200.000.000.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefriston Riwu Kore dalam sambutannya saat penyerahan bantuan mengatakan, penyandang distabilitas dan anak yatim piatu harus di perhatikan secara khusus. Hari ini Pemkot Kupang melalui dinas kesehatan membagi bantuan permakanan bagi sahabat-sahabat yang kurang beruntung.

Pemkot juga bilang dia, saat ini sudah dilakukan pembahasan perda bagi distabilitas dan diharapkan melalui perda itu, saudara-saudari yang kurang beruntung ini, bisa dibantu dengan tuntas. “Kita berharap kedepan penyandang distabilitas atau saudara-saudari kurang beruntung ini bisa mendapatkan bantuan yang lebih yakni bisa mendapat fasilitas-fasilitas yang baik bagi semua mereka penyandang disabilitas, baik didalam dan luar asrama di Kota Kupang.

“Pemkot Kupang sementara menyusun perda tentang disabilitas. Kita berharap agar segera selesai agar kita bisa membantu lebih bagi saudara-saudari yang kurang beruntung,” tuntas Jeriko sapaan karibnya. (sani asa)

Komentar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top