HEADLINE

Pemprov NTT Kerjakan Ruas Jalan Belu-Malaka di Kusa hingga Wemeda

Papan proyek pembangunan jalan provinsi di batas Belu-Malaka.

BETUN, Kilastimor.com-Ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu mulai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT.
Pantauan media ini, Minggu (3/6/2019) terlihat papan informasi proyek tersebut telah dipasang di dua titik yakni di Desa Kusa, persis kurang lebih seratus meter arah selatan Kantor Desa Kusa dan di Desa Wemeda, persis di pertigaan Felumasin menuju Fohokiik.

Di sekitar pertigaan Felumasin tersebut telah dibangun base camp proyek, sementara di jalan baru yang dibangun untuk menggantikan jalan yang longsor dipasang papan peringatan tumpukan material proyek.

Dari papan informasi proyek yang terpasang diketahui, proyek tersebut adalah Peningkatan Jalan Batas Kabupaten Belu–Sanleo–Simpang Welaus. Nilai kontrak proyek tersebut adalah Rp 1.299.421.000, bersumber dari APBD I Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Adapun Konsultan Pengawas proyek tersebut adalah PT. Decont Mitra Consulindo beralamat di Kota Kupang. Sedangkan Kontraktor Pelaksana adalah CV. Alva Angkasa, beralamat di Fatubenao, Atambua, Belu.

Beberapa pekerja yang ditemui di based camp tersebut ketika dikonfirmasi wartawan mengaku pengerjaan ruas jalan tersebut akan segera dikerjakan oleh pihak kontraktor yang memenangkan tender proyek tersebut.
“Memang benar kita akan segera kerjakan ini. Dalam beberapa hari ini,” kata pekerja yang minta namanya tidak dimediakan.

Beberapa warga Malaka yang ditemui wartawan ketika melintasi ruas jalan tersebut mengaku senang. Mobilitas warga selama tergambat karena ruas jalan tersebut berlobang-lobang.
“Jalan ini sudah sangat rusak sehingga sangat mengganggu mobilitas warga. Kami sangat senang karena Pemerintah Provinsi NTT sudah mau mulai perbaiki”, kata James Dar Klau, Warga Desa Weoe, Kecamatan Wewiku yang kerap melintasi jalan tersebut menuju Kota Atambua.

Hal senada diungkapkan Pastor Pembantu Paroki Seon, Rm. Erlando Afoan, Pr. Menurut Pastor Erlando, mobilitas di ruas jalan tersebut sangat tinggi sehingga sangat bijak kalau ruas jalan tersebut segera dibenahi.

“Jalan ini sangat ramai karena menghubungkan dua kabupaten dan juga merupakan akses warga Malaka di perbatasan Malaka–Belu,” ujar Pastor Erlando. (edy sumantri)

Komentar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top