RAGAM

Potensial, Desa Besikama Ikut Budidayakan Bawang Merah

Maria Agustina Seran

BETUN, Kilastimor.com-Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat akan dijadikan sarana belajar masyarakat terkait teknik budidaya hingga penanganan pasca panen bawang merah.
Hal ini terjadi karena pengembangan bawang merah baru pertama kali diadakan di Desa Besikama.
“Kita akan jadikan percontohan untuk pembelajaran bagi warga, sehingga kedepannya bisa dikembangkan petani di desa,” ujar Kepala Desa Besikama, Maria Agustina Seran disela pengolahan lahan milik petani melalui program RPM, Sabtu (15/6/2019).

Dikatakan, warga Desa Besikama sangat antusias membudidayakan bawang merah dan niatan itu baru terwujud tahun 2019 melalui program RPM pasca dicanangkan Bupati Stefanus Bria Seran.
“Tahun ini melalui program RPM, Desa Besikama mendapatkan intervensi budidaya bawang merah seluas 5 hektar yang akan ditanam satu kelompok tani,” imbuhnya.

Kades mengatakan, budidaya bawang merah itu akan dilakukan pada beberapa titik yakni di Dadato, Berhau dan Fafoek Laran.

Budidaya bawang merah terang dia, bisa meningkatkan penghasilan petani karena dengan harga jual Rp 5.000 saja rakyat sudah untung, bila dibandingkan dengan komodoti pertanian lainnya.
“Mengingat petani disini masih awam dalam budidaya bawang merah sehingga diharapkan ada pendampingan dari PPL dan dinas pertanian,” pintanya.

Terpisah Kadis TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak mengatakan pihaknya tetap melakukan pendampingan di lapangan bagi petani melalui penyuluh dan tim pakar RPM.
“Tim Pakar tetap menyiapkan petani untuk melakukan penanaman sesuai standart mutu budidaya bawang merah. Selama beberapa tahun terakhir budidaya bawang merah di Malaka sangat berhasil berkat bimbingan tim pakar RPM,” pungkasnya. (edy sumantri)

Baca Juga :   Proyek Pipa Molos Oan dan Perumahan Belu di Lelang KemenPUPR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top