RAGAM

Ribuan Penari Likurai Ramaikan Pembukaan ETMC 2019

Inilah pelajar Malaka yang akan menggelar tarian likurai dalam pembukaan RTMC 2019.

BETUN, Kilastimor.com–Ribuan penari likurai akan meriahkan pembukaan dan penutupan ETMC Malaka 2019. Jelang pembukaan, sejumlah persiapan telah dimulai. Jumat (14/6/2019) ribuan pelajar SMA/SMK, SMP dan SD se-Kabupaten Malaka menggelar gladi untuk persiapan acara pembukaan ETMC 2019 di Lapangan Umum Betun.

Gladi dipimpin Ketua Panitia Pelaksana ETMC 2019, Petrus Bria Seran didampingi Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan Kabupaten Malaka serta kepala sekolah dan guru-guru pendamping siswa.

Petrus yang juga Kadis PKPO Kabupaten Malaka itu mengatakan; gladi itu dimaksudkan untuk mengetahui posisi para penari likurai pada saat pelaksanaan acara pembukaan digelar.

“Terkait teknis dan materi tarian likurai sebutnya, sudah dikuasai para penari. Namun kita ingin mengetahui posisi para penari saat pelaksanaan acara nanti,” bilang dia.

Para penari likurai, tebe dan bidu tambahnya, sudah dipersiapkan dengan baik dan tidak ada kendala. Diharapkan penampilan mereka memukau semua tim.

“Dalam acara pembukaan nanti para penari likurai dipastikan akan memukau para hadirin dengan aneka tarian termasuk busana adat yang dikenakan,” terang dia.

Pit Bria Seran sapaan karibnya mengutarakan, pihaknga akan tampilkan yang terbaik dan semua kekayaan adat Malaka akan dikeluarkan dalam acara ini. Akan ada nuansa khusus dibidang budaya.

”Yang jelas saat pelaksanaan acara pembukaan, ada penari likurai yang berada dalam lapangan pertandingan sebagai pemeran untuk membentuk formasi dan diluar lapangan pertandingan yang berperan sebagai pagar ayu,” tambahnya.

Baca Juga :   Nai Ulu Nyatakan Calonkan Diri, Pasca Berakhirnya Masa Tugas Sebagai Penjabat Bupati Malaka

Apa yang disiapkan saat ini imbuhnya, sebagai satu bukti bahwa Malaka kaya dengan aneka budaya dengan berbagai keunikan yang akan ditampilkan.

Seperti disaksikan media ini para penari likurai akan berarak dari lapangan umum Dekenat Malaka menuju lapangan umum Betun, melewati pusat pertokoan di Be Abuk Betun.

Saat di lapangan rombongan penari likurai berarak dalam kondisi berbaris mengelelilingi lapangan umum kota Betun sebanyak satu kali. Setibanya di pintu masuk lapangan rombongan penari likurai yang akan menari memasuki arena lapangan umum untuk unjuk kebolehan sesuai formasi yang sudah dilatih. Sementara sebagian besar penari likurai mengelilingi lapangan pertandingan membentuk pagar ayu dengan tetap mengenakan busana adat Malaka. (edy sumantri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top