RAGAM

Riwu Kore: Pembangunan Perumahan di Kota Kupang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Sosialisasi pembangunan perumahan.

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kota Kupang sangat membutuhkan program-program dari Pemerintah Pusat dan harus diberikan prioritas dalam penanganannya.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH saat membuka kegiatan sosialisasi penyaluran Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (20/6/2019) mengemukakan
pembangunan perumahan di Kota Kupang akan dapat mengerakkan ekonomi masyarakat dan Pemkot mempunyai perhatian untuk itu. Pihaknya akan bekerja secara sungguh-sungguh untuk membantu ASN dan masyarakat yang belum memiliki rumah.

Sosialisasi ini ujarnya, untuk memperluas akses bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap dan tidak tetap, baik dalam rangka kepemilikan rumah maupun pembangunan rumah baru secara swadaya.
“Para peserta hendaknya mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan selanjutnya dapat mengambil bagian dan berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan ini,” harap mantan Anggota Komisi X DPR RI.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Isak Cornelis Benny Sain dalam laporannya menyampaikan sesuai surat Dirjen Kementerian Perumahan Rakyat RI tentang penetapan lokasi bantuan perumahan berbasis tabungan (BP2BT) tahun 2019, menetapkan Kota Kupang sebagai salah satu kota di Indonesia yang menjadi prioritas. Total rumah yang bakal dibangun sebanyak 450 unit rumah.

Sosialisasi lanjutnya, dilaksanakan untuk memberikan penjelasan mengenai teknik, peran, pelaku atau pelaksana kegiatan dan tata cara skema program bantuan. “Peserta sosialisasi sebanyak 300 orang yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat,” tambah Kadis PRKP.

Baca Juga :   Dr. Simon Nahak Nyatakan Siap Bertarung Menuju Senayan

Hadir mendampingi Wali Kota Kupang, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang Ir. Isak Cornelis Benny Sain, Ketua Real Estate Indonesia (REI) NTT, Boby Phitoby, Kabid Perumahan Provinsi NTT, Johanis Tuan, ST, M.Si, narasumber dari Kementerian Koordinator Penyalur BP2BT Anita Kurniati, ST,MT, Bank BTN, Adi Pranabawa. (*/sani asa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top