EKONOMI

Target PAD Belu Rp 68 Miliar

Jonisius R. Mali

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Belu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019.
Pada tahun anggaran ini, Bapenda Belu ditargetkan untuk menggali dan mengumpulkan PAD sebanyak Rp 68 miliar.

Kepala Bapenda Belu, Jonisius R. Mali saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/6/2019) mengemukakan, untuk tahun 2019, PAD ditargetkan sebesar Rp. 68 miliar. PAD itu bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah dan lain-lain PAD yang sah.

Hanya saja bilang dia, sejauh ini penerimaan PAD sulit tercapai dan tidak memenuhi target. “Tahun lalu kita tidak capai target,” paparnya.

Menyoal besaran penerimaan PAD hingga semester pertama, mantan Kepala Bappeda Belu itu menjelaskan, pihaknya belum mengetahuinya jumlah pasti. Pihaknya masih menunggu evaluasi capaian secara umum.

Lebih lanjut dia menyebutkan, dari semua sumber penerimaan PAD, kontribusi pajak daerah lebih besar.Khusus pajak daerah, ditargetkan penerimaan sebesar Rp 20,5 miliar. Dan hingga kini penerimaan baru mencapai Rp 6,5 miliar. “Jadi kami masih kejar Rp 14 miliar.

Pajak daerah urainya lebih banyak dari pemanfaatan mineral bukan logam, terutama proyek-proyek AOBN seperti sabuk merah perbatasan, bendungan dan lainnya. Tahun 2018 lalu, pihaknya melebih target yang ada, dimana pihaknya berhasil menagih piutang dari pekerjaan besar.

Pihaknya bilang dia, juga sedang menggenjot pajak restoran dan hotel. Pasalnya ini merupakan salah satu sumber pajak yang besar. Ada juga pajak parkir sebesar Rp 30 persen untuk disetor ke kas daerah. Contohnya yakni pajak parkir di RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD. (ferdy talok)

Komentar
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top