RAGAM

Warga dan Aparat Desa Wehali Bersihkan Lingkungan

Aparat Desa Wehali bersihkan rumput.

BETUN, Kilastimor.com-Warga Kota Betun, Desa Wehali mengimplementasikan Program Perang Melawan Sampah yang dicanangkan Bupati malaka, Stefanus Bria Seran.

Kebersihan lingkungan di Betun harus menjadi tanggung jawab seluruh warga yang bermukim di wilayah ibukota Kabupaten Malaka itu. Kalau Kota Betun itu bersih maka warganya akan sehat dan kotanya akan terlihat nyaman dan sehat.

Bukti keseriusan menjaga kebersihan kota, aparat Desa Wehali terus kampanyekan soal kebersihan lingkungan. Bahkan aparat bersama masyatakat ramai-ramai membersihkan selokan dan bahu jalan.

Kepala Desa Wehali, Yohanes Robi Tei Seran disela kegiatan pembersihan lingkungan di kota Betun, Jumat (14/6/2019) mengatakan, pihaknya terus menggelar pembersihan lingkungan di Wilayah Kota Betun melalui kegiatan Jumat Bersih.

“Pembersihan lingkungan itu sebagai bentuk implementasi program Perang Melawan Sampah yang dicanangkan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

“Pembersihan lingkungan itu tetap dilakukan setiap hari Jumat melibatkan seluruh aparat desa hingga RT dan warga setempat,” timpalnya.

Fokus pembersihan lingkungan ujarnya, pada sarana pelayanan publik seperti sekolah, rumah sakit, pasar dan sarana perkantoran yang berhubungan dengan kepentingan publik.

”Hari ini kita kerja bersihkan lingkungan mulai dari depan Polsek Malaka Tengah dan Pemancar TVRI menuju tempat penginapan pemain El Tari di SDI Betun Kota,” timpalnya.

Program Perang Melawan sampah usungan Bupati SBS harus diimplementasikan dalam arti yang riil di lapangan untuk menjadikan kota Betun menjadi kota yang sehat dan bersih bagi warga dan mereka yang berkunjung ke Betun. (edy sumantri)

Baca Juga :   Ini Alasan Dirum Bank NTT Ditahan Kejati
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top