POLITIK

Begini Pernyataan Anggota DPRD Belu yang Maju Pilkades

Paulus Besin Samara

ATAMBUA, Kilastimor.com-Anggota DPRD Belu, Paulus Besin Samara yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon (Balon) Kepala Desa Asumanu angkat bicara soal pencalonannya. Bahkan anggota DPRD Belu itu berbeda pendapat dengan pihak Dinas BPM Belu.

Kepada media ini, Minggu (14/7/2019) politisi Partai Hanura itu membenarkan kalau dirinya telah mendaftar sebagai calon Kepala Desa Asumanu.

Perihal dirinya maju sebagai balon kades karena sejumlah hal. Pertama urai dia, dirinya mendaftar karena keinginan dan permintaan masyarakat desa setempat. Kedua, dirinya dinilai layak untuk memimpin desa yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste itu. “Ini merupakan keinginan masyarakat untuk saya maju,jadi saya ikut permintaan masyarakat,” paparnya.

Anggota DPRD Belu dua periode itu melanjutkan, terkait pernyataan pihak Dinas PMD Belu bahwa dirinya harus mundur, baginya tidak ada regulasi yang mengatur secara tegas. Pasalnya dalam Perda yang harus mengundurkan diri saat pendaftaran adalah PNS, TNI/Polri dan karyawan BUMN dan BUMD.

Disebutkan, dirinya sudah melakukan sejumlah konsultasi dan tidak perlu mengundurkan diri. Karena hasil konsultasi ity, dirinya sudah meminta izin secara lisan kepada Ketua DPRD untuk maju dalam Pilkades.

Ditanyai mengenai Perda yang mewajibkan balon kades tidak berpartai politik, dia mengemukakan dirinya akan melihat hal itu.
Kalaupun harus dirinya harus undur diri partai dan DPRD Belu, setelah dinyatakan lolos verifikasi pencalonan. “Saya akan undur diri, setelah verifikasi dan dinyatakan lolos sebagai calon kades. Masakh baru daftar harus undur diri? Bahkan undur diri setelah terpilih sebagai kades. Hal ini harus dilihat,” timpalnya.

Baca Juga :   Warga Silawan Berbenah Jelang BBGRM Tingkat Provinsi 27 April Nanti

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 33 Desa di Belu, akan menggelar Pilkades serentak. Salah satunya Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Belu, NTT.
Masa pendaftaran bakal calon desa itu sendiri sudah ditutup pada 6 Juli lalu. Hingga penutupan tercatat ada tiga bakal calon yang maju, masing-masing Gervasius Besin, Paulus Besin Samara dan Titus Nahak. Kini, tahap Pilkades pada Desa Asumanu itu telah memasuki tahapan perbaikan dokumen persyaratan yang belum dimasukan oleh para balon.

Pada Pilkades Asumanu kali ini cukup unik, pasalnya Paulus Besin Samara salah satu pendaftar merupakan anggota DPRD Belu aktif selama dua periode. Hanya saja, hingga kini yang bersangkutan belum mengundurkan diri dari DPRD maupun Partai Hanura.

Terkait pendaftaran anggota DPRD Belu aktif sebagai balon Kades Asumanu, media ini berhasil mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Belu, Januaria Nona Alo yang dikonfirmasi media ini, Minggu (14/7/2019) membenarkan kalau anggota DPRD Belu aktif harus undur diri, karena persyaratannya bukan pengurus dan anggota partai.

Senada, Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas PMD Belu, Adrianus Mones yang dihubungi media ini, Minggu (14/7/2019) menyebutkan, dalam Perda tidak disebutkan anggota DPRD aktif harus mengundurkan diri. Hal ini tidak pernah terpikirkan kalau DPRD aktif akan menjadi balon kades.

Akan tetapi lanjutnya, anggota DPRD sebenarnya harus mundur, karena BPD di desa juga harus undur diri. “Benarnya harus mundur karena BPD di desa juga harus mundur,” ujarnya.

Baca Juga :   Tim Pakar RPM Sosialisasi Pola Tanam Double Track di 27 Desa

Masih menurutnya, walau belum diatur secara tegas dalam Perda, namun sudah ada pasal dalam Perda dimana calon kades tidak boleh terlibat dalam partai politik. “Jadi harus ada surat dari partai yang menyatakan bukan anggota partai politik lagi. Dengan sendirinya ya undur diri,” tambahnya.

Secara etika kata Ai Mones sapaan karibnya, pejabat politik harus undur diri. Anggota BPD mau calon kades harus mundur, masakh anggota DPRD takut mundur.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Setda Belu, Matilde Seran yang dikonfirmasi menyebutkan, menurut dirinya harus mengundurkan diri. “Menurut saya harus undur diri. Tapi lebih jelasnya ditanyakan kepada Kadis atau Kabid PMD,” ujarnya.

Terpisah, Panitia Pilkades Asumanu, Yun Bere menjelaskan, pihaknya sudah menutup pendaftaran dan kini masuk tahap perbaikan berkas pendaftaran hingga 18 Juli nanti. Setelah perbaikan, panitia akan verifikasi semua berkas, kemudian ditetapkan sebagai calon kades. Pendaftar sebagai balon Kades Asumanu antara lain, Gervasius Bau, Paulus Besin Samara dan Titus Nahak. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
Loading...
To Top