POLITIK

Digugat Gerindra dan Berkarya, KPU Belu Buka Kotak Suara

Mikhael Nahak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Hasil Pemilu 17 April 2019 lalu, digugat sejumlah partai politik ke MK, termasuk hasil rekapitulasi perhitungan suara di Kabupaten Belu. Adapun partai politik penggugat yakni Gerindra dan Berkarya. Sengketa yang diajukan khusus untuk rekapitulasi perhitungan suara DPR RI.

Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak yang dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019) mengemukakan, menghadapi sengketa yang diajukan Partai Gerindra dan Berkarya di MK, pihaknya tengah mempersiapkan dokumen yang diminta oleh KPU RI. “Kita sedang siapkan dokumen yang diperlukan untuk menyangga sengketa yang diajukan kedua partai,” terang dia.

Masih menurutnya, sejak Rabu kemarin, pihaknya bersama Bawaslu dan Polres Belu, membongkar kotak suara, untuk mengambil dokumen-dokumen yang diminta. “Kita sudah dua hari bongkar kotak suara di gudang bersama Bawaslu dan kepolisian, untuk ambil dokumen yang dibutuhkan,” timpalnya.

Menyoal apa saja yang disengketakan kedua parpol di MK, ia menguraikan dalam sengketa itu kedua parpol berpendapat ada selisih perolehan suara yang merugikan kedua partai. Karena itu, pihaknya menyiapkan data C1 dan DB1. “Kita siap bawa data dan dokumen yang diminta untuk pembuktian di MK,” sebutnya.

Komisioner KPU Belu dua periode itu menambahkan, Jumat besok, tim KPU Belu akan segera ke Jakarta dan membawa dokumen yang diperlukan. “Jadi tim besok sudah ke Jakarta,” ungkapnya.

Masih menurutnya, sengketa yang diajukan khusus untuk DPR RI, sedangkan DPRD Kabupaten Belu tidak ada sengketa yang diajukan ke MK. “Untuk Belu tidak ada gugatan. Yang ada hanya untuk DPR RI,” sambungnya. (ferdy talok)

Baca Juga :   Mendikbud Resmikan 5 USB di NTT
Loading...
Loading...
To Top