POLITIK

Komunikasi Golkar-Demokrat TTU untuk Berkoalisi di Pilkada Belum Serius dan Konkrit

John Salem

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Upaya membangun koalisi partai politik (Parpol) pengusung balon Bupati-Wabup TTU pada Pilkada serentak 2020 terus bergerak. Termasuk didalamnya partai Demokrat TTU.

Ketua DPC Demokrat TTU, Yohanes Salem yang dikonfirmasi terkait rencana Golkar menggandeng Demokrat TTU untuk berkoalisi mengemukakan, hingga kini belum ada komunikasi serius untuk berkoalisi demi mengusung pasangan balon Kepala dan Wakil Kepala Daerah TTU. “Komunikasi informal sudah pernah ada. Tetapi belum ada tindakan yang lebih serius dan konkrit,” paparnya John Salem sapaan karibnya, ketika dihubungi media ini, Selasa (9/7/2019).

Dikemukakan, Demokrat sebagai partai pemilik dua kursi di DPRD TTU periode 2019-2024 siap berkoalisi dengan mitra politik, sejauh ada keuntungan politik. “Kita akan komunikasikan dengan partai yang ada, termasuk Golkar. Kita siap berkoalisi kalau ada kesamaan visi membangun TTU kedepan,” kata anggota DPRD TTU terpilih itu.

Menyoal apakah Demokrat akan menyodorkan kadernya untuk berpasangan dengan kader Golkar pada Pilkada 2020, dia mengatakan segala kemungkinan bisa terjadi. “Kita terus bangun komunikasi sambil melihat peluang,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPD II Golkar Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Agustinus Tulasi yang dikonfirmasi media ini, Sabtu (6/7/2019) mengemukakan, Partai Golkar TTU telah menutup pendaftaran bagi balon Bupati dan Wabup. Hingga penutupan pendaftaran April lalu, tercatat 5 balon bupati dan wabup yang melamar.

Baca Juga :   Korem Siap Bantu Polda NTT Amankan Pileg dan Pilpres 2019

Adapun kader-kader TTU yang mendaftar antara lain, Gabriel Manek, Amandus Nahas, Agustinus Tulasi, Wellem Foni dan Prof. Yohanes Usfunan. Dari lima pendaftar, empat pendaftar sebagai balon bupati dan Agustinus Tulasi mendaftar sebagai balon wabup.

Lanjutnya, nama-nama yang ada, telah diajukan ke DPD I NTT dan DPP Golkar. Saat ini tengah disurvei popularitas dan elektabilitas masing-masing balon. “Sedang disurvei terhadap nama-nama yang ada,” bilang alumnus FH Unika Widya Mandira Kupang itu.

Ketua Fraksi Golkar DPRD TTU itu menambahkan, sambil menunggu survei yang ada, pihaknya juga membangun komunikasi dengan partai-partai yang ada, seperti Demokrat dan Perindo yang sama-sama memiliki dua kursi di DPRD TTU pada periode 2019-2024. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
To Top