POLITIK

Lima Balon Bupati dan Wabup TTU dari Golkar Disurvei

Agustinus Tulasi

ATAMBUA, Kilastimor.com-DPD II Partai Golkar TTU telah menutup pendaftaran bagi Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati TTU yang akan berlaga di Pilkada 2020 mendatang.
Sejumlah nama telah dijaring melalui pendaftaran yang dibuka partai berlambang pohon beringin itu.

Wakil Ketua DPD II Golkar Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Agustinus Tulasi yang dikonfirmasi media ini, Sabtu (6/7/2019) mengemukakan, Partai Golkar TTU telah menutup pendaftaran bagi balon Bupati dan Wabup. Hingga penutupan pendaftaran April lalu, tercatat 5 balon bupati dan wabup yang melamar.

Adapun kader-kader TTU yang mendaftar antara lain, Gabriel Manek, Amandus Nahas, Agustinus Tulasi, Wellem Foni dan Prof. Yohanes Usfunan. Dari lima pendaftar, empat pendaftar sebagai balon bupati dan Agustinus Tulasi mendaftar sebagai balon wabup.

Lanjutnya, nama-nama yang ada, telah diajukan ke DPD I NTT dan DPP Golkar. Saat ini tengah disurvei popularitas dan elektabilitas masing-masing balon. “Sedang disurvei terhadap nama-nama yang ada,” bilang alumnus FH Unika Widya Mandira Kupang itu.

Ketua Fraksi Golkar DPRD TTU itu menambahkan, sambil menunggu survei yang ada, pihaknya juga membangun komunikasi dengan partai-partai yang ada, seperti Demokrat dan Perindo.
Partai Golkar pada pemilu 17 April lalu terang Gusti Tulasi sapaan karibnya, kembali menempatkan empat kader di DPRD TTU untuk periode 2019-2024 mendatang. Dengan demikian dibutuhkan koalisi untuk memenuhi ambang batas pengajuan calon kepala dan wakil kepala daerah di Pilkada TTU 2020 nanti.

Baca Juga :   Pemda Belu Usulkan 433 Formasi Tes CPNSD Secara Online

“Demokrat dan Perindo sama-sama miliki dua kursi. Jadi kita bisa ajak koalisi kedua partai itu. Kalau salah satu kedua partai itu berkoalisi maka sudah enam kursi dan itu sudah memenuhi kuota. Kita ingin Demokrat dan Perindo bisa bergabung dengan Golkar. Dengan demikian ada delapan kursi,” sambung anggota DPRD terpilih itu.

Partai Golkar TTU jelang Pilkada, imbuhnya, selain membangun komunikasi dengan Parpol, juga melakukan kerja nyata di masyarakat, sehingga kader-kader yang diusung nanti, mendapat tempat di hati masyarakat TTU. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
To Top