POLITIK

Terkait Suara Caleg Sama, Demokrat Persilahkan KPU Belu Memutuskan

Willybrodus Lay

ATAMBUA, Kilastimor.com-Ketua DPC Partai Demokrat Belu, Willybrodus Lay angkat bicara terkait dua caleg Demokrat di Dapil Belu IV yakni Mauk Martinus dan Kristo Rin Duka yang memperoleh suara yang sama dalam Pemilu 17 April lalu.

Willybrodus Lay yang juga Bupati Belu itu kepada media ini, Kamis (4/7/2019) menjelaskan, sebagai Ketua DPC Demokrat Belu, dirinya menyerahkan keputusan kepada KPU Belu. Pasalnya kewenangan penetapan caleg terpilih ada pada KPU bukan pada dirinya. “Kami serahkan kepada KPU untuk memutuskan sesuai aturan,” ungkapnya di halaman Rujab Bupati Belu.

Willy Lay sapaan karibnya melanjutkan, dirinya tidak mungkin mengintervensi keputusan KPU. “Saya tidak akan intervensi KPU untuk menetapkan caleg terpilih,” tandasnya.

Masih menurutnya, sebelum pleno tingkat KPU Belu, dirinya sudah berkomunikasi dengan kedua caleg tersebut. Pihaknya ingin ada jalan tengah. Saat itu, salah satu caleg yang tidak ingin disebutkan namanya, bersedia untuk menjabat 2,5 tahun. Sedangkan caleg yang satunya tidak bersedia. Namun dalam perjalanan, caleg yang tidak menginginkan pembagian jatah dewan, bersedia setelah pleno KPU Belu.

Karena telah melewati tenggat waktu yang diberikan ujarnya, sebagai Ketua DPC menolak usulan itu dan memilih menyerahkan kepada KPU Belu untuk menetapkan caleg terpilih.
“Karena sudah tahu, caleg yang satu mau bagi masa jabatan. Saya tidak mau karena sudah lewat. Sudah tahu hasil baru bersedia bagi waktu menjabat,” ungkapnya.

Baca Juga :   SBS: Hingga Akhir Masa Jabatan, Kami akan Bekerja Keras Demi Kemakmuran Masyarakat Malaka

Terkait dengan perolehan caleg Demokrat yang sama papar dia, telah dilaporkan ke DPD Demokrat NTT. Dan Ketua DPD menyarankan untuk diserahkan kepada KPU Belu dalam memutuskan. (edy sumantri)

Loading...
Loading...
To Top