HEADLINE

Unik…Anggota DPRD Belu Aktif Daftar sebagai Balon Kades. Kadis PMD: Harus Undur Diri

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sebanyak 33 Desa di Belu, akan menggelar Pilkades serentak. Salah satunya Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Belu, NTT.
Masa pendaftaran bakal calon desa itu sendiri sudah ditutup pada 6 Juli lalu. Hingga penutupan tercatat ada tiga bakal calon yang maju, masing-masing Gervasius Besin, Paulus Besin Samara dan Titus Nahak. Kini, tahap Pilkades pada Desa Asumanu itu telah memasuki tahapan perbaikan dokumen persyaratan yang belum dimasukan oleh para balon.

Pada Pilkades Asumanu kali ini cukup unik, pasalnya Paulus Besin Samara salah satu pendaftar merupakan anggota DPRD Belu aktif selama dua periode. Hanya saja, hingga kini yang bersangkutan belum mengundurkan diri dari DPRD maupun Partai Hanura.

Terkait pendaftaran anggota DPRD Belu aktif sebagai balon Kades Asumanu, media ini berhasil mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Belu, Januaria Nona Alo yang dikonfirmasi media ini, Minggu (14/7/2019) membenarkan kalau anggota DPRD Belu aktif harus undur diri, karena persyaratannya bukan pengurus dan anggota partai.

Senada, Kabid Bina Pemerintahan Desa, Dinas PMD Belu, Adrianus Mones yang dihubungi media ini, Minggu (14/7/2019) menyebutkan, dalam Perda tidak disebutkan anggota DPRD aktif harus mengundurkan diri. Hal ini tidak pernah terpikirkan kalau DPRD aktif akan menjadi balon kades.

Akan tetapi lanjutnya, anggota DPRD sebenarnya harus mundur, karena BPD di desa juga harus undur diri. “Benarnya harus mundur karena BPD di desa juga harus mundur,” ujarnya.

Masih menurutnya, walau belum diatur secara tegas dalam Perda, namun sudah ada pasal dalam Perda dimana calon kades tidak boleh terlibat dalam partai politik. “Jadi harus ada surat dari partai yang menyatakan bukan anggota partai politik lagi. Dengan sendirinya ya undur diri,” tambahnya.

Secara etika kata Ai Mones sapaan karibnya, pejabat politik harus undur diri. Anggota BPD mau calon kades harus mundur, masakh anggota DPRD takut mundur.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Setda Belu, Matilde Seran yang dikonfirmasi menyebutkan, menurut dirinya harus mengundurkan diri. “Menurut saya harus undur diri. Tapi lebih jelasnya ditanyakan kepada Kadis atau Kabid PMD,” ujarnya.

Terpisah, Panitia Pilkades Asumanu, Yun Bere menjelaskan, pihaknya sudah menutup pendaftaran dan kini masuk tahap perbaikan berkas pendaftaran hingga 18 Juli nanti. Setelah perbaikan, panitia akan verifikasi semua berkas, kemudian ditetapkan sebagai calon kades. Pendaftar sebagai balon Kades Asumanu antara lain, Gervasius Bau, Paulus Besin Samara dan Titus Nahak. (ferdy talok)

Komentar
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top