EKONOMI

Animo Masyarakat Belu Ikut Tax Amnesty Tinggi. “Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Capai Rp 4 Miliar”

Dominikus Naif

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Provinsi NTT, tengah menjalankan tax amnesty atau pengampunan denda pajak kendaraan bermotor maupun Bea Balik Nama (BBN) bagi kendaraan dari luar NTT. Pemberlakuan Tax Amnesty yang dijalankan di NTT, termasuk di Kabupaten Belu berdasarkan SK Gubernur NTT Nomor 63 Tahun 2019 tentang penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan bebas BBN.

Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Belu, Dominikus Naif yang ditemui media ini, Kamis (15/8/2019) mengatakan, program tax amnesty yang digelar setiap tahun oleh Pemprov NTT itu, bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, dengan hanya membayar pajak tanpa denda pajak. Selain itu tax amnesty untuk membangun kesadaran masyarakat membayar pajak yang hingga kini belum signifikan.

Tahun 2019 bilang dia, tax amnesty dijadwalkan selama tiga bulan terhitung 1 Agustus hingga akhir Oktober. “Jadi pengampunan pajak tahun ini diberikan selama tiga bulan. Tentunya peluang ini harus dimanfaatkan masyarakat Belu dan NTT pada umumnya,” kata dia.

Dikemukakan, banyak pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan bermotor, juga tidak melalukan balik nama kendaraan. Dengan demikian tunggakan pajak setiap tahun meningkat. Dengan tax amnesty ada keringan dimana pemilik kendaraan hanya membayar pajak, sedangkan dendanya dihapus.
Untuk BBN banyak kendaraan bernomor polisi luar NTT beroperasi tanpa balik nama. Dengan bebas BBN ini, semua bisa balik nama kendaraan tanpa biaya. “Setiap kendaraan berplat luar, harus membayar pajak karena beroperasi di NTT. Jadi sebaiknya dilakukan balik nama dan terdaftar secara resmi,” tandasnya.

Baca Juga :   Emilia Fouk Asit Hunting Tenun Ikat di Bolan

Dia menyebutkan, sesuai temuan BPK RI tahun 2018, tunggakan pajak kendaraan bermotor di Belu, mencapai Rp 4 miliar. Hanya saja angka itu belum 100 persen karena ada kendaraan rusak, dijual ke Timor Leste yang tidak dilaporkan. Hal ini membuat data potensi pajak tetap tercover.
Jika ada kendaraan rusak dan dilaporkan ke pihaknya, maka potensi pajak berkurang dan temuan BPK juga akan berkurang.

Ditanyai soal animo masyarakat Belu memanfaatkan tax amnesty dan bebas BBN, Dominikus Naif mengatakan, animo masyarakat cukup tinggi. Namun karena baru berjalan, pihaknya belum bisa mendapatkan angka pembanding.
Khusus untuk pengampunan denda pajak hingga 15 Agustus bebernya, tercatat sebesar Rp 100 juta. “Total pembayaran tunggakan kendaraan bermotor 2-5 tahun sudah sebanyak Rp 100 juta. Kami optimis bisa capai target hingga akhir tax amnesty,” ujarnya.

Menyoal potensi kendaraan bermotor di Belu dia menguraikan kendaraan bermotor di Kabupaten Belu baik roda dua maupun roda empat sebanyak 35.881 unit. Kendaraan roda dua sebanyak 29.381 unit dan roda empat sebanyak 6.507 unit. (ferdy talok)

Loading...
Loading...
Loading...
To Top