TIMOR

Bupati Malaka Beberkan Cerita Sukses ETMC 2019

Bupati Malaka sedang berpidato.

BETUN, Kilastimor.com- Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS) menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT ke-74 RI di Lapangan Umum Betun.

Bupati yang kerap disapa SBS itu dalam pidatonya mengemukakan, penyelenggaraan El Tari Memorial Cup (ETMC) tahun 2019 telah mengangkat Kabupaten Malaka dihadapan masyarakat Provinsi NTT, khususnya masyarakat pencinta sepak bola.

Lebih dari itu, Malaka telah membuat sejarah baru dan standar baru dengan memberi kesan sangat baik sebagai tuan rumah ETMC yang ramah.

Kabupaten Malaka tidak saja mendapat pengakuan sebagai tuan rumah terbaik selama turnamen ETMC, tetapi juga anak-anak Malaka yang tergabung dalam PS Malaka telah membuktikan kualitas SDM masyarakat Malaka sebagai sang juara ETMC XXIX.

Bupati Malaka pose bersama pimpinan OPD.

Hal ini merupakan salah satu capaian sesuai dengan janji bupati SBS dan Wabup DA pada saat kampanye tahun 2015 yaitu, akan membuat SDM Malaka menjadi SDM yang diperhitungkan di Provinsi NTT.

Janji itu terjawab ketika 24 Juli 2019 yang disaksikan ribuan masyarakat Malaka, anak-anak Malaka yang tergabung dalam PS Malaka menjuarai ETMC 2019.

“Hal seperti ini tidak bisa dipungkiri dan tidak bisa dihapus karena prestasi tersebut sudah menjadi bagian dari sejarah perjalanan penyelenggaraan pemerintahan, penyelenggaraan pembangunan dan penyelenggaraan kemasyarakat di Kabupaten Malaka,” bilangnya.

Disampingi itu, SDM Malaka yang unggul juga dibuktikan dengan prestasi anak-anak Malaka U-12 yang bernaung di bawah SSB Fajar Timur Haitimuk telah menjuarai kompetisi danone cup di tingkat provinsi dan mewakiki NTT mengikuti tingkat nasional. Ditingkat nasional, SSB Fajar Timur menempati rangking ke 12 dari 34 provinsi di Indonesia.

Baca Juga :   Dua Pemuda Belu Hilang di Kepulauan Mauritius, Orang Tua Mengadu ke DPRD

Bupati SBS mengatakan, kemampuan anak-anak SSB Fajar Timur sudah bagus tetapi fisiknya yang lemah dan belum sepadan dengan fisik para pemain dari provinsi lain.

“Pada saat pertadingan, saya sendiri menyaksikan dua hari berturut-turut.
Kemampuan anak-anak itu bagus tetapi fisiknya yang lemah. Itulah yang sekarang kita lagi galakan stunting. Jadi memang fisiknya tidak sepadan dengan pemain dari provinai lain”, ungkap Bupati pencetus program RPM ini.

Bupati SBS menegaskan, moto pada peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI yakni, SDM Unggul harus di-break down oleh Pemerintah Kabupaten Malaka dalam pelaksanaan program-program dan kegiatan di Kabupaten Malaka sehingga SDM Malaka yang unggul, Malaka akan maju.

Lanjut Bupati SBS SDM Malaka yang unggul dimulai dari kebiasan hidup bersih dan hidup sehat. Oleh karena itu, kepada seluruh masyarakat Malaka untuk menggalakkan program perang melawan sampah.

“Saya menghimbua kepada seluruh masyarakat Malaka untuk menggalakkan program perang melawan sampah. Ada tiga hal yang harus diperhatikan, pertama, Tidak boleh membuang sampah di sembarangan tempat tapi buang pada tempat-tempat yang sudah disiapkan.

Kedua, pungutlah sampah yang ada di sekitar kita. Orang yang memungut sampah bukanlah orang hina melainkan orang yang tinggi derajatnya karena dia tidak suka dengan kotor di sekitarnya. Ketiga sediakan tempat sampah baik di rumah, di halaman maupun di fasilitas umum laimnya,” tandas Bupati Stef.

Baca Juga :   Masyarakat Belu dan Malaka Hendaknya Lakukan Usaha Legal di Perbatasan RI-RDTL

Bupati SBS meminta seluruh pegawai negeri, baik pegawai negeri di limgkup pemerintah, di institusi Polri dan TNI agar menjadi sponsor dan menjadi prajurit perang melawan sampah. Selain itu, semua orang yang sebut sebagai tokoh agar menjadi panglima perang melawan sampah. (edy sumantri)

Most Popular

To Top